ANGGOTA TNI Tewas Dikeroyok di Keerom Papua, 1 Pelaku Ditangkap 1 Kabur

- Penulis

Minggu, 25 Februari 2024 - 23:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pelaku penganiayaan anggota TNI hingga meninggal saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Keerom. [Foto: Humas Polda Papua]

Pelaku penganiayaan anggota TNI hingga meninggal saat diperiksa penyidik Satreskrim Polres Keerom. [Foto: Humas Polda Papua]

SuarIndonesia — Seorang anggota TNI berinisial Serka TW, meninggal dunia usai diduga dikeroyok dua pria di Kabupaten Keerom, Papua. Satu terduga pelaku telah ditangkap terkait penganiayaan tersebut.

Satu pelaku ditangkap dan seorang lari melarikan diri saat penyergapan. Pelaku yang diamankan berinisial DD (21) yang ditangkap saat tidur dalam sebuh pondok. Sementara pelaku yang kabur berinisial DS kini dalam dalam pengejaran.

Mengutip CNNIndonesia, penangkapaan pelaku ini dilakukan Satgas Pamtas Yon 122/ST Pos Kalimo. Selanjutnya pelaku diserahkan kepada personel Satreskrim Polres Keerom di Mako Polres Jalan Bhayangkara Arso Swakarsa, Kabupaten Keerom, Jumat (23/2/2024).

“Kami telah menerima terduga pelaku penganiayaan atas DD yang mengakibatkan korbannya Serka TW meninggal dunia, saat melakukan dugaan penganiayaan,” kata Kapolres Keerom AKBP Christian Aer dalam keterangan tertulis, Minggu (25/2/2024).

Baca Juga :   RUMAH Pengedar Sabu Digerebek Polisi

Ia menjelaskan DD melakukan aksinya bersama satu orang lainnya berinisial DS, namun saat akan diamankan oleh personel Satgas Pamtas, DS berhasil kabur.

“DD berhasil diamankan saat sedang tertidur di sebuah pondok dan 1 orang terduga pelaku lainnya atas nama DS berhasil kabur saat ingin diamankan oleh Personil TNI,” katanya.

DD kini telah diamankan di rutan Polres Keerom untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Penyidik Sat Reskrim Polres Keerom. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
14 Kepala Kejaksaan Tinggi Dimutasi
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi
SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca