ANCAMAN ROB Bayangi Banjarmasin, Prediksi Kemarau Meleset

- Penulis

Rabu, 13 Juli 2022 - 23:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Fenomena Supermoon alias bulan purnama penuh yang diprediksi bakal terjadi mulai 14 hingga 17 Juli 2022 mendatang membuat Kota Banjarmasin kembali dihantui oleh potensi banjir ROB.

Padahal sebelumnya, prakiraan kondisi cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)enek utkan bahwa sejak pertengahan Mei kemarin, Banjarmasin memasuki musim kemarau dan diminta waspada untuk bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Namun rupanya prakiraan tersebut meleset. Padahal, dalam beberapa minggu terakhir, Bumi Kayuh Baimbai ini dilanda hujan dengan intensitas sedang sampai tinggi.

Kemudian, baru-baru ini, Kota Banjarmasin kembali dihantui dengan ancaman banjir ROB yang terjadi akibat peningkatan permukaan air laut.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kita Banjarmasin, Fahruraji membenarkan bahwa fenomena bulan purnama yang terjadi dalam beberapa hari ke depan membuat sejumlah kawasan akan kembali mengalami ROB.

Pasalnya, siklus bulan yang terjadi itu bersamaan dengan pasang air laut tertinggi, sehingga membuat potensi kawasan yang terendam air pasang semakin meninggi.

Citra satelit altimetri juga menunjukan anomali positif tinggi muka air laut, yang dapat menyebabkan banjir pesisir lebih tinggi.

“Kita minta masyarakat untuk tetap tenang dan tetap waspada. Terutama peralatan elektronik yang berhubungan dengan aliran listrik untuk dihindarkan dari rendaman air jika terjadi ROB,” ucapnya saat ditemui awak media di Balai Kota, Rabu (13/07/2022).

Kendati demikian, ia mengaku bahwa ancaman tersebut sudah jauh-jauh hari dipersiapkan oleh Pemko Banjarmasin melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Bukan tanpa sebab, karena banjir ROB yang mengancam bukan lah kali pertama. Dalam beberapa bulan belakangan ini saja, sudah berkali-kali banjir ROB melanda di kota berjuluk seribu sungai itu.

Alhasil, kondisi itu seperti sudah menjadi rutinitas bagi personel BPBD Banjarmasin.

Baca Juga :

TAK SEPARAH dari Prediksi, Banjir Rob di Banjarmasin

“Ini kejadian yang terulang. Kami juga sudah sangat siap. Baik personel maupun peralatan,” ungkapnya.

Baca Juga :   KASUS PORNO AI di Banjarmasim, Ada Pejabat Publik jadi Korban

Untuk wilayah yang terdampak, masih sama seperti kejadian sebelum-sebelumnya, yakni wilayah di pinggiran sungai dan bantaran sungai.

“Misalnya gedung DPRD Kalsel di Jalan Lambung Mangkurat yang tidak jauh dari Sungai Belasung. Tidak hanya itu permukiman di tepi sungai juga wajib waspada,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa dalam kondisi kebencanaan Tim Reaksi Cepat (TRC) akan terus berpatroli untuk melihat keadaan dan perkembangan ke wilayah-wilayah yang terdampak banjir ROB.

Jika memang diperlukan evakuasi, maka warga akan dikumpulkan di suatu titik yang aman. Bahkan jika keadaannya darurat, tidak menutup kemungkinan akan didirikan dapur umum.

“Personel TRC kita ada 26 orang dan kita bagi untuk bekerja secara bergiliran atau shift,” tuturnya.

Ia juga mengharapkan, adanya langkah konkret terkait pembenahan drainase. Meski sifatnya temporer, Ia mengakui ada beberapa wilayah genangan yang lambat turun.

“Misalnya di Jalan Pangeran Samudera. Genangan bahkan sempat masuk hingga ke toko-toko,” pungkasnya.

Terpisah Kabid Sungai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, Rini Wardina juga mengakui, bahwa pada saat itu akan menyebabkan genangan di beberapa kawasan.

Khususnya di kawasan-kawasan yang ada di tepian sungai besar.

“Diprediksi genangan terjadi di wilayah tepian Sungai Martapura dan Sungai Barito,” ujarnya singkat. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal
HIJAUKAN Lingkungan Lewat “Green Policing”
RAKORDA ASDEKSI Kalsel Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Pendalaman Tugas Anggota DPRD
BAKAR TERPAL Warung Bakso, ABH 12 Tahun Dimediasi Polisi
PULUHAN WARGA-POLISI Aksi Donor Darah Wujud Kepedulian Terhadap Sesama
PEMUKIMAN di Jalan Batu Merah Sungai Andai Membara
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:54

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Kamis, 15 Oktober 2026 - 23:10

IRA Diselamatkan dari Area Karhutla Kotim

Berita Terbaru

Dua WNA Afghanistan dideportasi Imigrasi Balikpapan. (Foto: Imigrasi Balikpapan)

Kaltim

2 WNA AFGHANISTAN Dideportasi

Jumat, 23 Okt 2026 - 22:05

Foto ilustrasi hujan menyelimuti Kota Cantik Palangka Raya pada tahun lalu. (Foto: Istimewa)

Kalteng

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:59

Barito Kuala

SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Jumat, 23 Okt 2026 - 21:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca