Amankan Terdakwa, Polisi dan Jaksa Kewalahan Atasi Kericuhan, Serbuan Serta Amukan Keluarga Korban

- Penulis

Selasa, 19 Maret 2019 - 01:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Padahal telah dikerahkan pasukan dengan jumlah `SST’ (Satuan Setingkat Pleton) dinilai masih kurang dan sempat kewalahan, Senin (18/3) sore.

Itu terjadi saat persidangan lanjutan di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin. Bahkan pihak kejaksaan maupun karyawan PN Banjarmasin, turut mengamankan atas semua itu.

Persidangan dengan agenda keterangan tiga terdakwa yakni Hendra Gunawan alias Hendra Pisang, warga Pasar Lama, Chandra Lukmanul Hakim alias Hendra Tele, warga Jalan Sulawesi Gang Pare-Pare dan Taurat alias Torat, warga Jalan S Parman Kelurahan Pasar Lama.

Pada saat berjalannya persidangan dengan Hakim Ketua, Afandi W SH MH dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) A Putera, berjalan aman.

Ketika itu tiga terdakwa yang berkasnya displit, menjadi saksi diantara mereka atas kasus pembunuhan terhadap Al Faris (25), yang dalam perkelahian di Gang Maluku, Pasar Lama Banjarmasin Tengah, beberapa waktu lalu.

Sorenya, usai sidang dan akan dimasukan ke tahnaan srmentara di PN Banjaramsin, baru turun keluar tangga, tiga terdakwa yang dikawal ketat, langsung diserbu.

Tak hanya para pria keluarga korban, namun juga para wanita pihak keluarga serta sang kakak korban yang rata-rata histeris sejadi-jadinya sembari ingin memukul para terdakwa.

Baca Juga :   LIMA Komisioner KPU Kotim jadi Tersangka

Aparat dari Samapta Polresta Banjarmasin dipimpin Kompol Sirait dan Tovo, berusaha dengan menempel dan melindungi para terdakwa menuju tahanan smenetara.

Itupun dari pantauan, berjalan lambat, karena banyaknya keluarga, hingga istri korban yang menghadang.

Nyaris kericuhan itu membuat terdakwa nyaris kena pukulan. Meski sudah masuk ke tahanan semetara, pihak keluarga masih teriak dan menghadang hingga petang.

“Kita tidak terima pengakuan terdakwa sebelumnya, dan kecewa atas semua ini,” teriak seorang pria seraya minta keadilan atas kasus ini.

Ketika itu, terdakwa secara diam-diam sudah dibawa sejumlah polisi dengan mobil patroli ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Teluk Dalam.

”Kita nantinya akan kerahkan paling tidak satu pleton lebih. Namun, sampai sejauh ini masih bisa dikendalikan,” tambah Kompol Sirait. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan
11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA
TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi
MODIFIKASI Kendaraan Pengangkut BBM Ilegal dan Penggunaan Barcode Didalami Polisi Kemungkinan Keterlibatan Pihak SPBU
BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi
KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri
KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR
KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:16

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:56

TREN PERKELAHIAN, Siswa SMP di Banjarmasin Berurusan dengan Polisi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:40

BONGKAR Empat Kasus BBM Ilegal, Modus Tangki Kendaraan Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:32

KAGET ! Sang Ayah Temukan Anaknya Bunuh Diri

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:59

DIAMANKAN Dua Pria dengan Ratusan Butir Obat dan Sajam, Hasil KRYD Dipimpin Kapolresta Banjarmasin

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:13

DUKA SELIMUTI Relawan Bertugas Padamkan Karhutla di Kalsel

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:44

KEBAKARAN di Jalan Belitung Darat, Penghuni Rumah Berlarian Selamatkan Diri

Berita Terbaru


Personel Lanud Sjamsudin Noor menurunkan dry ice yang dibawa Pesawat TNI AU. (Foto: HO-Antara)

Kalsel

1,2 TON DRY ICE untuk Modifikasi Cuaca Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 00:16

Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Maria C Galuh)

Bisnis

HARGA BBM Subsidi tak Naik hingga Akhir Tahun 2026

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:09

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Suyudi Ario Seto menjawab pertanyaan wartawan usai Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026) malam. (Foto: Antara/Prisca Triferna)

Hukum

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Okt 2026 - 23:03

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca