8 SAMPEL Beras Premium Diuji, Hanya 1 Penuhi Standar

- Penulis

Rabu, 23 Juli 2025 - 20:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Perlindungan Konsumen Disdagperin Kalteng Maskur (kemeja hijau) dan lainnya saat melakukan pemeriksaan peredaran beras ke distributor maupun pasar baru-baru ini. (Dok ANTARA/HO-Disdagperin Kalteng)

Kabid Perlindungan Konsumen Disdagperin Kalteng Maskur (kemeja hijau) dan lainnya saat melakukan pemeriksaan peredaran beras ke distributor maupun pasar baru-baru ini. (Dok ANTARA/HO-Disdagperin Kalteng)

SuarIndonesia — Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melakukan uji laboratorium terhadap sejumlah beras premium yang beredar di tengah masyarakat dan menemukan hanya satu dari delapan sampel yang memenuhi standar kualitas beras premium.

“Disdagperin Kalteng melakukan pengambilan sampel secara acak dengan membeli langsung beras yang dijual di pasar maupun gudang penyimpanan,” kata Kepala Disdagperin Kalteng Norhani di Palangka Raya, Rabu (23/7/2025).

Ia mengatakan dari sekitar 20 merek, delapan sampel sudah dilakukan uji di laboratorium Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Kalteng. Adapun hasilnya, hanya satu yang benar-benar memenuhi standar kualitas dari beras premium.

Adapun terkait dugaan pelanggaran hukum, mereka menyerahkan hal tersebut kepada yang berwenang, baik Satuan Tugas Pangan ataupun Polda Kalteng, kata Norhani.

“Kami mengimbau konsumen untuk lebih cermat dalam memilih beras premium,” jelas Norhani.

Pemeriksaan itu merupakan hasil dari tim Disdagperin bersama instansi terkait lainnya yang turun langsung ke lapangan menyasar sejumlah lokasi untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran beras.

Baca Juga :   BARA GAMBUT Pulpis Masih Mengintai

Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran pengawasan, mulai dari Pasar Besar Palangka Raya, Pasar Kahayan, toko ritel modern, hingga distributor.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan Konsumen Disdagperin Kalteng Maskur mengatakan pengujian kualitas beras premium yang mereka lakukan sudah melalui 10 indikator penilaian utama.

“Penilaian-penilaian utama ini di antaranya seperti kadar air, butir kepala, butir patah, butir menir, butir merah-putih-hitam, butir rusak, dan beberapa lainnya,” kata Maskur, dilansir dari ANTARANews.

Ia mengatakan mereka memastikan Disdagperin bersama lainnya yang tergabung dalam Satgas Pangan terus melakukan pengawasan terhadap peredaran beras premium di pasaran agar sesuai dengan standar. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!
KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan
BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam
SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla
SAMPAH Hampir Dua Ton Terkumpul dari Tukar Sembako
KEMARAU, Petani Padi Teluk Sampit Terancam Gagal Panen
DUA BULAN Karhutla Kobar Hanguskan 279 Hektar Lahan
KARHUTLA Kumai Meluas Sekitar 10 Hektare

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:47

DILANTIK Sukarman Sumarinton sebagai Kajati Kalsel, Begini Penekanan Jaksa Agung RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:39

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:34

KASUS Korupsi Kouta Haji: Yaqut Didakwa Perkaya Diri Rp4,83 Miliar

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:17

MENDAGRI Tito: Pastikan tidak Ada PPPK Dirumahkan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:49

BPS: 6% Anak Indonesia Belum Punya Akta Kelahiran

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:02

KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Tujuh Saksi Diperiksa Kejagung

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:57

KASUS MBG: 16 Saksi Dipanggil Kejagung dalam Penyidikan

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:50

ENAM Provinsi Rawan Karhutla Difokuskan untuk Ditangani

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjawab pertanyaan awak media usai menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia 2026 di Jakarta, Selasa (11/8/2026). (Foto: Antara/Harianto)

Bisnis

PERTALITE dan Biodiesel Masih Aman!

Selasa, 11 Agu 2026 - 21:39

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca