40 WNI dari Lebanon Selamat Tiba di Indonesia

- Penulis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 00:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 40 WNI dan 1 WNA tiba di Indonesia pada 7 Oktober 2024, setelah dievakuasi dari Lebanon. (Foto: Kemenlu RI)

Sebanyak 40 WNI dan 1 WNA tiba di Indonesia pada 7 Oktober 2024, setelah dievakuasi dari Lebanon. (Foto: Kemenlu RI)

SuarIndonesia — Sebanyak 40 WNI dan 1 WNA yang dievakuasi dari Lebanon pada Senin, 7 Oktober 2024, tiba dengan selamat di Indonesia. Kementerian Luar Negeri RI mengungkap para evacuees itu tiba di Tanah Air melalui penerbangan komersial.

Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri RI, Judha Nugraha, menjelaskan para evacuees itu merupakan evakuasi gelombang keempat dan kelima melalui jalur darat dari Beirut, Lebanon menuju Damascus, Suriah. Kemudian, mereka transit di Amman, Yordania sebelum pulang ke Indonesia.

“Mereka terbagi dalam dua gelombang evakuasi yang berangkat dari Beirut pada 2-3 Oktober 2024,” kata Judha, seperti dikutip dari tempo.co, Senin (7/10/2024).

Sebanyak 40 WNI dan 1 WNA itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Mereka terdiri dari 26 laki-laki dan 15 perempuan yang semuanya dalam kondisi sehat. Mereka berasal dari beberapa daerah di Indonesia, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, dan Bali.

Baca Juga :   PILPRES AS 2024: Donald Trump Menang!

Judha juga menjelaskan bahwa sebelum penetapan status Siaga 1 oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beirut pada 4 Agustus 2024, sebanyak 25 WNI sudah dievakuasi melalui jalur udara dalam tiga gelombang.

“Saat ini masih terdapat 116 WNI yang memilih bertahan di Lebanon,” ujarnya.

Judha kembali mengimbau agar para WNI yg masih berada di Lebanon agar terus meningkatkan kewaspadaan, menghindari lokasi rawan, membatasi pergerakan hanya untuk keperluan esensial, dan mengikuti arahan evakuasi dari KBRI Beirut. “Bagi para WNI yang memiliki rencana perjalanan ke wilayah Lebanon, Suriah, Iran, Israel, Palestina, dan Yaman agar dapat menundanya hingga situasi aman,” tuturnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
IRAN: Selat Hormuz Dibuka Penuh Selama Gencatan Senjata
KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 17:22

USAI SEKOLAH Seorang Remaja Perempuan Dilaporkan Hilang dan Ditemukan Polisi

Rabu, 29 April 2026 - 23:45

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 April 2026 - 23:32

EL NINO Berpotensi Perpanjang Kemarau dan Karhutla di Kalsel

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

KOMISI III DPRD Kalsel Studi Tiru ke Masjid Al Jabbar

Selasa, 28 April 2026 - 23:18

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 April 2026 - 23:11

KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhamad Muslim (kanan). (Foto: MC Kominfo Kalsel)

Kalsel

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 Apr 2026 - 23:45

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca