25 Meteran Ledeng Lenyap digondol Maling Sebulan Terakhir

- Penulis

Rabu, 28 November 2018 - 23:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Meteran pelanggan air ledeng PDAM Bandarmasih banyak dicuri oleh orang yang tidak bertanggung jawab. Tak tanggung-tanggung dalam November ini tercatat ada 25 meteran lenyap digondol maling yang diduga spesialis pencurian meteran air ledeng.

Direktur Operasional PDAM Bandarmasih, Supian, menuturkan, kejadian pencurian meteran dengan jumlah banyak ini, pernah terjadi beberapa tahun silam dan kali ini terulang lagi. Dalam catatan pihaknya, 25 meteran yang hilang itu menyebar di seluruh wilayah Banjarmasin. Banjarmasin Barat ada 5 unit hilang, kemudian wilayah Banjarmasin Selatan ada 6 unit, Banjarmasin Timur 7 unit, dan Wilayah Banjarmasin Utara ada 7 unit.

“Data kehilangan itu terjadi mulai 8 November hingga 26 November. Kasus ini sudah kami laporkan kepada pihak yang berwajib, mudahan pelaku secepatnya bisa ditangkap,” paparnya di ruangan kerjanya, Rabu (28/11).

Supain melanjutkan, berdasarkan pemeriksaan pihaknya rata–rata meteran yang hilang rumah pelanggan dalam keadaan kosong. Modusnya pelaku menyamar menjadi petugas yang mengenakan pakaian mirip atribut PDAM warna biru.

Baca Juga :   RUMAH Pengedar Sabu Digerebek Polisi

“Rata-rata rumah kosong yang dijadikan sasaran pelaku. Dalam aksinya itu ada dua lokasi yang terpantau CCTV dan terlihat pelakunya sama,” bebernya.

Menurut informasi, supian melanjutkan lagi, meteran yang dicuri itu diambil kuningannya saja kemudian dijual dengan harga Rp50 hingga Rp100 ribu, setiap 4 unit.

“Ke 4 unit itu beratnya sekitar 1 kg kuningan, dijual biasanya 50 ribu sampai 100 ribu rupiah tergantung pembeli,” katanya.

Ditanya soal kerugian atas pencurian itu, Supian menyebut PDAM Bandarmasih mengalami kerugian sekitar Rp5 juta. Menurut Supian kerugian belum dihitung dengan kehilangan air yang bocor akibat pelepasan meteran tersebut.

“Kalau dihitung kerugian tidak terlalu banyak. Tapi ini menyusahkan kami di mana harus kembali melakukan penginstalan dan pengecekan lainnya,” tutupnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel
EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”
DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027
KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika
SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 21:54

RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat

Selasa, 7 April 2026 - 14:38

ATM BNI di Depan Minimarket Yulia Kuripan Sempat Bikin Khawatir Nasabah

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 23:11

TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Rabu, 1 April 2026 - 20:40

MENAKER YASSIERLI: Meski WFH, Gaji Karyawan Swasta/BUMN-BUMD Wajib Penuh

Rabu, 1 April 2026 - 19:54

MENKEU PURBAYA: Sementara, Pertamina Tanggung Selisih BBM Nonsubsidi

Berita Terbaru

Kalsel

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:47

Warga Teheran menyambut pengumuman gencatan senjata antara pemerintah Iran dan Amerika Serikat, Rabu (8/4/2026). (Reuters)

Headline

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Rabu, 8 Apr 2026 - 21:22

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca