SuarIndonesia — Tingginya intensitas curah hujan dalam beberapa pekan terakhir dapat meningkatkan volume air,
Warga menyampaikan aspirasi terkait abrasi tanah akibat terkena arus Sungai Amandit, yang menyebabkan kerusakan rumah-rumah warga, saat wakil rakyat provinsi mengadakan reses didapilnya.
Menurut salah satu warga desa Panggungan Hulu Sungai Selatan (HSS), Narto mengatakan dampak dari abrasi tersebut sudah mengenai 7 rumah warga yang berada dipinggiran sungai.
“Kita berharap ada solusi dari wakil rakyat yang saat ini sedang reses di desa kami,” Katanya, Rabu (5/2/2025).
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H Kartoyo mengatakan bahwa Sungai Amandit merupakan salah satu objek wisata di Kalsel.
“Kita harus melakukan pembenahan dengan beronjong minimal sepanjang 200 meter untuk mencegah erosi,” ucapnya
Kartoyo juga mengatakan bahwa jika abrasi tersebut tidak diatasi, maka rumah-rumah warga yang berada di dekat pinggiran sungai akan terdampak.
“Kita harus segera mengatasi masalah ini untuk mencegah kerusakan yang lebih parah,” katanya. (*/HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















