WARGA Diminta Waspadai Dampak Hujan pada 11-20 Februari

- Penulis

Kamis, 13 Februari 2025 - 20:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta prakiraan deterministik curah hujan dasarian II Februari 2025 yang dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Samarinda. (ANTARA/HO BMKG Samarinda)

Peta prakiraan deterministik curah hujan dasarian II Februari 2025 yang dikeluarkan oleh BMKG Stasiun Samarinda. (ANTARA/HO BMKG Samarinda)

SuarIndonesia — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda mengajak warga Kalimantan Timur (Kaltim) mewaspadai potensi banjir sebagai dampak hujan kategori menengah antara 50 – 150 milimeter dengan peluang 60-80 persen pada 11-20 Februari 2025.

“Secara umum di wilayah Kaltim diprakirakan terjadi hujan pada kategori menengah dengan peluang hujan lebih dari 60-80 persen,” kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor di Samarinda, Kamis (13/2/2025).

Kecuali untuk sebagian wilayah Kaltim bagian timur, meliputi Kota Samarinda, sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Kutai Timur bagian timur, yang diprakirakan terjadi hujan dengan kategori rendah (0 – 50 milimeter) dengan peluang antara 60-80 persen.

Sedangkan untuk prakiraan deterministik curah hujan dasarian II (10-20) Februari 2025, secara umum wilayah Kaltim diprakirakan terjadi curah hujan dengan kategori menengah (50-150 mm).

Kecuali untuk wilayah Kabupaten Kutai Timur bagian timur, sebagian wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara, dan sebagian besar wilayah Samarinda yang diprakirakan terjadi curah hujan dengan kategori rendah (20-50 mm).

Ia melanjutkan, pada prakiraan deterministik sifat hujan dasarian II Februari, wilayah Kaltim umumnya diprakirakan memiliki sifat hujan kategori DI bawah normal antara 50 sampai 84 persen hingga normal antara 85 sampai 115 persen.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Selain itu juga diprakirakan berpotensi terjadi angin kencang, sehingga selain kemungkinan banjir, dampak lain yang mungkin ditimbulkan adalah pohon tumbang dan tanah longsor, sehingga kewaspadaan tetap harus ditingkatkan.

Sementara itu, hasil pemantauan pihaknya pada dasarian I Februari (tanggal 1-10), Provinsi Kaltim pada umumnya juga mengalami hari tanpa hujan dengan kriteria sangat pendek antara satu sampai lima hari hingga pendek antara enam sampai 10 hari.

“Wilayah dengan hari tanpa hujan terpanjang terjadi di Kecamatan Talisayan, Kabupaten Berau, yakni dengan durasi hari tanpa hujan mencapai 10 hari,” kata Riza, dikutip dari AntaraNews. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen
23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal
15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR
KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN
3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun
KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’
KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Jumat, 18 September 2026 - 21:03

KEJAGUNG Kawal Tiga Proyek Jalan IKN

Kamis, 17 September 2026 - 21:50

3 TERSANGKA Karhutla Terancam Bui 10 Tahun

Rabu, 16 September 2026 - 20:59

KUALITAS Udara Samarinda Memburuk Masuk Kategori ‘Sangat tidak Sehat’

Selasa, 15 September 2026 - 21:18

KN SAR Wisanggeni 2 Hari Ikut Pencarian Belum Temukan Korban Kapal Virgo Transport 8

Selasa, 15 September 2026 - 20:52

DIPANTAU Keberadaan Orang Utan di Jalan Poros Sangatta-Rantau Pulung

Berita Terbaru

Penangkapan tersangka kelima dalam perkara dugaan korupsi tata kelola komoditas nikel periode 2017–2020, MTP oleh Tim penyidik Direktorat Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (26/9/2026).(Foto: HO-Kejagung)

Hukum

KASUS NIKEL: Kejagung Tahan Tersangka Kelima

Senin, 28 Sep 2026 - 21:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca