TOKOH ADAT Minta Polri Junjung Tinggi Nilai Keadilan

- Penulis

Rabu, 25 Juni 2025 - 23:24

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah tokoh adat masyarakat Kalbar menyampaikan harapan agar Polri terus konsisten menjalankan reformasi kultural dan institusional demi keadilan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Indonesia. (ANTARA/Rendra Oxtora)

Sejumlah tokoh adat masyarakat Kalbar menyampaikan harapan agar Polri terus konsisten menjalankan reformasi kultural dan institusional demi keadilan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Indonesia. (ANTARA/Rendra Oxtora)

SuarIndonesia — Sejumlah tokoh adat Kalimantan Barat menyampaikan harapan kepada Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), khususnya Polda Kalbar, untuk terus menjunjung tinggi nilai-nilai keadilan dalam menjalankan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.

“Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025, yang mengusung tema “Polri untuk Masyarakat” yang menjadi pengingat bahwa keberadaan Polri harus senantiasa berorientasi pada perlindungan, pengayoman, dan pelayanan publik yang humanis dan adil. Kami berharap agar Polri bisa menjunjung tinggi nilai keadilan bagi masyarakat,” kata Ketua Umum Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalimantan Barat, Drs Cornelius Kimha, di Pontianak, Rabu (25/6/2025).

Dia menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara menjadi momentum penting bagi Polri untuk memperkuat integritas dan profesionalisme, sekaligus memperlihatkan komitmen terhadap prinsip keadilan.

“Semoga di usia ke-79 ini, Polri semakin PRESISI—profesional, modern, dan terpercaya. Kami berharap Polri terus menjadi institusi yang humanis, menjunjung tinggi keadilan dan kebenaran, serta adaptif terhadap perkembangan zaman,” tutur Cornelius.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Adat Budaya Melayu (MABM) Provinsi Kalbar, Prof Dr Chairil Effendy MS, menyampaikan apresiasi atas peran strategis Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sekaligus mendorong Polri untuk terus memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat adat.

“Kami mengapresiasi dedikasi dan kerja keras Polri, terutama Polda Kalbar, dalam menjaga stabilitas daerah. Namun yang lebih penting adalah bagaimana Polri mampu menghadirkan rasa keadilan dan menjadi institusi yang dipercaya oleh seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :   MENTERI P2PMI: 1,4 Juta Loker di LN Belum Terpenuhi

Panglima Ormas Pasukan Merah TBBR se-Kalimantan, Jawa, dan Serawak Malaysia, Agustinus, juga menekankan pentingnya kehadiran Polri dalam berbagai kegiatan masyarakat adat sebagai wujud nyata pengayoman dan dukungan terhadap nilai-nilai budaya lokal.

“Selama ini hubungan kami dengan Polda Kalbar sangat baik. Mereka selalu hadir dalam kegiatan adat dan menunjukkan kepedulian. Kami harap sinergi ini terus diperkuat demi menciptakan suasana yang damai dan adil bagi seluruh masyarakat adat,” kata Agustinus, dilansir dari AntaraNewsKalbar.

Selain itu, tokoh lintas etnis lainnya seperti Sekjen Majelis Adat Budaya Dayak Nasional (MADN), Yakobus Kumis; Ketua Umum Dewan Pemuda Lintas Etnis Kalbar (DPLE-KB), Adrianus SPd MPd; dan Sekjen Majelis Adat Budaya Tionghoa (MABT) Kalbar, Hamdan STh, turut menyampaikan ucapan Dirgahayu ke-79 untuk Polri.

Mereka berharap Polri terus konsisten menjalankan reformasi kultural dan institusional demi keadilan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Indonesia. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
WALHI KALIMANTAN: Ancaman Karhutla di Indonesia Masih Tinggi
KELANGKAAN Solar Lumpuhkan Transportasi Air di Pesisir Kalbar
SATGAS Perbatasan Gagalkan Penyelundupan 2.253 Butir Telur Penyu
KORBAN DEEPFAKE Vulgar Merasa Trauma dan Kehilangan Rasa Aman
KEMENKES: Ada 23 Kasus Hantavirus dalam 3 Tahun Terakhir, Ada yang di Kalbar
BKSDA-YIARI Translokasikan Orang Utan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:09

PELAKU PENCURI Terkepung di Dalam Rumah dan Diamuk Warga Kawasan Pramuka Banjarmasin

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:54

DIGAGALKAN Pelarian Pecatan Polisi

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:04

BURONAN Penggelapan Dua Mobil Ekspedisi Dibekuk “Macan” Polresta Banjarmasin

Berita Terbaru

Kalsel

IBADAH KURBAN, PWI Kalsel Sembelih Tiga Ekor Sapi

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:54

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca