SuarIndonesia — Nuriah binti Akhmad Jurian Argha berhasil keluar sebagai terbaik III setelah berjuang maksimal pada babak final Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke 40 Internasional di Teheran, Iran, Selasa (20/2/2023) waktu setempat.
Gadis berusia 20 tahun perwakilan Indonesia asal Kelurahan Sungai Paring, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan tersebut harus puas di peringkat III dan mengakui keunggulan qoriah asal tuan rumah Iran Roya Fadaeli sebagai juara I dan Mimoune Badhgi asal Nigeria sebagai terbaik II.
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Banjar H Masruri ucapkan rasa syukur atas prestasi yang telah diraih oleh salah satu kader terbaiknya.

Apresiasi yang setinggi-tingginya juga ia sampaikan kepada Bupati Banjar H Saidi Mansyur yang terus mendukung para kader LPTQ untuk berprestasi baik di tingkat nasional dan Internasional, termasuk memberikan bantuan pembinaan khususnya bagi Nuriah yang mengikuti MTQ Internasional di Iran.
“Tentu saja bentuk perhatian dari pimpinan daerah ini menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi ananda Nuriah sehingga dapat berprestasi,” katanya.
Masruri juga sampaikan terima kasih kepada guru-guru pembimbing yang selalu melakukan pendampingan bagi para kader dengan melewati program-program pembinaan yang telah dirancang oleh LPTQ Kabupaten Banjar.
“Kepada seluruh kader saya sangat berharap prestasi yang telah diraih oleh Ananda Nuriah menjadi motivasi yang tinggi untuk giat berlatih mengasah kemampuan sehingga dapat menorehkan prestasi yang membanggakan baik bagi diri sendiri, keluarga, banua, bangsa dan negara,” tutup Masruri.
Adapun prestasi nasional yang pernah diraih oleh Nuriah di antaranya pada 2015 juara 1 Golongan Anak-Anak STQ Nasional di Jakarta, pada 2016 juara 1 MHQ 5 Juz dan Tilawah MTQ Nasional di NTB, pada 2021 juara 1 MHQ 20 juz STQ Nasional di Maluku Utara dan pada 2022 Juara Harapan 2 MHQ 30 juz MTQ Nasional di Banjarmasin.
Kemenag Kalsel Beri Selamat
Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga atas prestasi santri bernama Nuriah yang berhasil menjadi juara 3 pada Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Internasional di Teheran, Iran.
“Atas nama keluarga besar Kanwil Kemenag Kalsel kami mengucapkan selamat dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada ananda Nuriah yang telah sukses membawa harum Indonesia lebih khusus Kalsel atas prestasinya meraih juara 3 hafalan Al-Quran 30 Juz puteri pada The 40th IRI Holy Quran Competition in 2024,” ujar Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Dr H Muhammad Tambrin di Banjarmasin, Jumat (23/2/2024).

“Ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi kita semua, khususnya anak-anak bangsa, para pemuda-pemudi penggiat seni baca Al-Quran khususnya di Kalsel, bahwa kita mampu berbicara di kancah internasional,” katanya.
Dikutip AntaraNews, prestasi Nuriah, menurut Tambrin, menjadi penanda bahwa penyelenggaraan dan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi serta nasional dan sistem penyeleksiannya terus membaik.
“Adanya sistem seleksi dengan output kejuaraan ini cukup baik dan bahkan sangat baik. Dengan seleksi ini kita lebih mudah dalam mengirimkan delegasi untuk berpartisipasi di ajang internasional,” ujarnya menambahkan.
Dia terpilih sebagai duta Indonesia dalam ajang internasional pada cabang Hifzhil Quran 30 juz setelah melalui seleksi beberapa tahapan yang dilakukan secara online dengan panitia MTQ Internasional di Iran.
Nuriah berhasil melewati tahapan tersebut dan masuk dalam putaran final yang dilaksanakan secara langsung atau tatap muka di Teheran, Iran. [*/UT]
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















