TEROWONGAN Hamas Mulai Dibanjiri Israel dengan Air Laut

- Penulis

Rabu, 13 Desember 2023 - 23:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tentara Israel membuat jaringan pompa. (@Daily Mail)

Tentara Israel membuat jaringan pompa. (@Daily Mail)

SuarIndonesia — Israel tampaknya serius membanjiri terowongan pejuang Hamas di Gaza. IDF (Israel Defence Forces) dilaporkan mulai memompa air laut ke dalam sistem terowongan bawah tanah Hamas itu, walau tampaknya belum dalam skala yang masif.

Perkembangan ini dilaporkan The Wall Street Journal, yang awal bulan ini melaporkan taktik tersebut sedang “dipertimbangkan” dan bahwa IDF memasang lima pompa air besar di dekat kamp pengungsi Shati di Kota Gaza. Sistem pompa itu mampu membanjiri terowongan dengan air laut Mediterania.

Penampakan pompa desar Israel untuk banjiri terowongan Hamas. (@Daily Mail)

Mengutip penjelasan para pejabat AS mengenai operasi militer Israel, media Amerika tersebut melaporkan bahwa operasi membanjiri terowongan masih dalam tahap awal dan kegunaan dari taktik tersebut masih dipertimbangkan.

Dikatakan, metode tersebut adalah salah satu dari beberapa metode lain yang dipertimbangkan untuk menjinakkan terowongan Hamas, termasuk serangan udara, penggunaan bahan peledak cair, dan mengirimkan anjing, drone, dan robot ke dalam.

Kepala IDF Herzi Halevi mengatakan pekan lalu bahwa membanjiri terowongan adalah “ide bagus, tapi saya tidak akan berkomentar secara spesifik.” Militer Israel menolak mengomentari rincian operasi menghancurkan infrastruktur terowongan.

Presiden AS Joe Biden memberi tanggapan soal laporan itu.”Sehubungan dengan membanjiri terowongan, ada pernyataan yang dibuat bahwa tidak ada sandera di terowongan ini, tapi saya tidak mengetahui faktanya,” kata Biden.

“Namun saya tahu bahwa setiap kematian warga sipil adalah sebuah tragedi, dan Israel telah menyatakan niatnya untuk menyelaraskan kata-katanya dengan tindakan,” tambahnya.

Pakar lingkungan memperingatkan tindakan ini dapat menimbulkan dampak jangka panjang terhadap air tanah. Membanjiri terowongan menimbulkan potensi kerusakan pada akuifer dan tanah di Gaza, jika air laut dan zat berbahaya di dalam terowongan merembes ke dalamnya, serta kemungkinan dampaknya terhadap fondasi bangunan.

Baca Juga :   CHINA OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara, Sukses Pertahankan Gelar!

Prof (Emer) Eilon Adar dari Zuckerberg Institute for Water Research di Ben-Gurion University of the Negev, mengatakan membanjiri terowongan berpotensi menimbulkan kerusakan ekologi lebih lanjut pada akuifer Gaza. Jika beberapa juta meter kubik air laut dipompa ke terowongan dan meresap ke dalam akuifer, dampaknya bisa luar biasa

“Dampak negatif terhadap kualitas air tanah akan berlangsung selama beberapa generasi, tergantung pada jumlah yang meresap ke dalam bawah permukaan,” katanya, seperti dikutip SuarIndonesia dari detikNews.

“Sebagai warga negara, terlepas dari bencana yang kita alami pada Sabtu (7/10/2023) lalu, saya masih berpikir bahwa dalam jangka panjang, adalah tindakan yang tidak benar secara politik dan moral jika memiliki tetangga yang haus,” paparnya.

Terowongan Hamas panjang totalnya ratusan kilometer dan berada kira-kira 30 meter di bawah permukaan, sehingga sulit untuk dipetakan. Teknologi Israel pun tidak banyak berguna.

Membanjiri terowongan sebenarnya bukan hal baru. Tahun 2015, militer Mesir membanjiri beberapa terowongan penyelundupan di bawah perbatasan selatan Jalur Gaza. (*/UT)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca