TERIAK ‘Bebaskan Palestina’ dan Bakar Diri, Aaron Bushnell Tewas!

- Penulis

Rabu, 28 Februari 2024 - 21:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekelompok aktivis menyalakan lilin untuk menghormati kematian Aaron Bushnell saat menggelar aksi di luar Kedutaan Besar Israel pada Senin, (26/2/2024) di Washington. [AP Photo/Mark Schiefelbein]

Sekelompok aktivis menyalakan lilin untuk menghormati kematian Aaron Bushnell saat menggelar aksi di luar Kedutaan Besar Israel pada Senin, (26/2/2024) di Washington. [AP Photo/Mark Schiefelbein]

SuarIndonesia — “Bebaskan Palestina”, teriak Aaron Bushnell, saat melakukan aksi protes dengan membakar dirinya sendiri di depan Kedutaan Israel di Washington DC, Amerika Serikat, pada Minggu (25/02/2024) lalu.

Aaron Bushnell, 25 tahun, adalah tentara Angkatan Udara AS. Dia dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis setelah pasukan Dinas Rahasia (Secret Service) AS memadamkan api di tubuhnya.

Namun, nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Atas aksi itu, tidak ada anggota staf Kedutaan Israel yang terluka, kata seorang juru bicara.

Sementara itu, juru bicara Pentagon menyebut insiden yang terjadi pada pukul 13.00 waktu setempat itu sebagai “peristiwa tragis”.

Pasukan khusus penjinak bom juga dikerahkan ke lokasi kejadian karena ada kendaraan mencurigakan yang mungkin terhubung dengan pelaku. Namun, hasilnya tidak ditemukan bahan berbahaya dan dinyatakan aman.

Polisi Washington mengatakan petugasnya bekerja sama dengan pasukan Secret Service dan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF) untuk menyelidiki insiden tersebut.

Ini bukan pertama kalinya seseorang membakar diri di depan misi diplomatik Israel di AS sejak konflik yang semakin intensif.

Pada bulan Desember silam, seorang pengunjuk rasa melakukan aksi bakar diri di depan konsulat Israel di negara bagian Georgia, AS.

Sebuah bendera Palestina yang ditemukan di lokasi kejadian adalah bagian dari protes tersebut, kata polisi.

Mengapa Bushnell membakar dirinya?
Saat membakar dirinya, Bushnell terdengar meneriakkan “bebaskan Palestina”.

Sebelum melakukan aksi yang disebutnya sebagai “tindakan protes ekstrem”, Bushnell mengatakan bahwa dirinya “tidak akan lagi terlibat dalam genosida”.

Dalam sebuah video yang disiarkan langsung di situs streaming Twitch, Bushnell yang mengenakan seragam militer memperkenalkan dirinya sebagai anggota Angkatan Udara AS.

Dia juga telah mengirim email ke sejumlah reporter serta situs-situs berita sayap kiri dan anarkis.

Atlanta Community Press Collective, salah satu kelompok yang menerima email tersebut, memberikan salinannya kepada BBC.

“Hari ini, saya berencana untuk melakukan aksi protes ekstrem terhadap genosida rakyat Palestina,” tulis dalam email tersebut.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Bushnell memperingatkan bahwa aksinya itu akan “sangat meresahkan”.

Siapa Aaron Bushnell?
Bushnell disebut tinggal di San Antonio, Texas. Dia dibesarkan di Massachusetts dan belajar di sekolah umum semenanjung Cape Cod, menurut pernyataan dari distrik sekolah setempat.

Angkatan Udara tidak bersedia mengonfirmasi rincian peran Bushnell di militer, dengan alasan kebijakan pemberitahuan dari keluarga.

Namun, Stars and Stripes, sebuah surat kabar militer, melaporkan bahwa ia pernah memegang pangkat tentara senior.

Dalam profil Linkedin miliknya, Bushnell menyatakan bahwa ia telah lulus dari pelatihan dasar Angkatan Udara dengan status “terbaik” pada November 2020 dan “beralih dari Angkatan Udara AS ke bidang rekayasa perangkat lunak”.

Perang Israel-Gaza meletus pada 7 Oktober tahun lalu ketika kelompok bersenjata Hamas menyusup ke Israel selatan, menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera 253 lainnya.

Israel menanggapi aksi itu dengan melancarkan kampanye militer di Gaza, yang menewaskan 29.300 orang, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas.

Pada pertengahan Januari, 1,9 juta warga sipil di Gaza telah mengungsi akibat operasi militer Israel ini menurut PBB.

Jumlah ini setara dengan 85% dari populasinya.

Dalam sebuah wawancara dengan CBS News pada hari Minggu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membela aksi serangan militernya di hadapan kritik internasional.

Dia mengatakan bahwa Amerika akan “melakukan lebih banyak lagi” jika negara tersebut mengalami serangan seperti yang dialami Israel. [*/UT]

*) BBC Indonesia – detikNews

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca