TEKAN KEPUNAHAN, Zulfa Asma Galakkan Gerakan Tanam Kasturi

- Penulis

Jumat, 29 November 2019 - 20:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Menyusul semakin berkurangnya yang dikhawatirkan terancam kepunahan keberadaan dan kelestarian pohon kasturi (mangifera casturi ) sehubungan banyaknya alih fungsi lahan dari berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia dibutuhkan sebuah Gerakan Tanam Pohon Kasturi.

Pada 1 Januari 2014 dilakukan asesmen oleh tim ahli IUCN terhadap keberadaan pohon kasturi di alam liar yang kemudian dipublikasikan 2016 oleh Lembaga Konservasi Internasional – International Union for Conservation of Nature ( IUCN ), yang menyatakan bahwa kasturi dinyatakan punah di alam atau Extinct in the Wild (EW).

Dengan tersisanya yang semakin mengecil dikebun hutan atau kawasan konservasi di Kalimantan Selatan ( Kalsel ) dibutuhkan pembudidayaannya masih sedikit dilakukan, bahkan boleh dikatakan hampir tidak ada.

Kondisi ini menarik perhatian Zulfa Asma Vikra, ketua Forum Konservasi Flora & Fauna Kalsel.

Untuk itu dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Nasional 2019, ia menginisiasi pembentukan Gerakan Tanam Kasturi.

“Gerakan ini berupaya untuk menginspirasi dan menggerakkan semua kalangan yang peduli terhadap lingkungan dan pelestarian keragaman hayati Indonesia, khususnya pelestarian pohon kasturi,’’ katanya kepada awak media, Kamis (29/11/2019).

Bahkan kasturi yang merupakan salah satu kekayaan plasma nuftah hutan dan juga merupakan maskot flora provinsi Kalsel yang saat ini sudah dinyatakan punah di alam oleh Lembaga Konservasi Internasional dapat diselamatkan dan dilestarikan.

“Jadi melalui kegiatan tebar biji dan bibit pohon kasturi di tanah kosong atau di pekarangan rumah, agar tetap lestari,“ jelas Zulfa Asma Vikra yang juga dikenal sebagai anggota legislatif Provinsi Kalsel.

Zulfa Asma Vikra mengajak segenap lapisan masyarakat, terutama yang tergabung dalam Forum Konservasi Flora & Fauna binaan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan untuk turut dalam aksi kumpul biji buah-buahan. “Terutama biji buah kasturi di musim buah bulan Desember ini, kemudian menyemainya dan ditebar di pekarangan masing-masing atau di ruang terbuka hijau yang ada disekitar kita,” katanya.

Baca Juga :   PEJABAT PUPR HST Diduga Korupsi Proyek Jalan di Dua Desa

Jika dengan tindakan sederhana ini, maka dapat menyumbang satu pohon di setiap musim buah. Sehingga kegiatan ini diharapkan kegiatan menjadi sebuah pelestarian tumbuhan kasturi yang dinyatakan punah di alam, dan berkontribusi bagi upaya pengurangan ancaman bencana darurat iklim akibat pemanasan global yang saat ini mengancam planet bumi.

Sementara itu Zulfa yang juga sebagai wakil ketua Pansus Raperda Kebun Raya Banua DPRD kalsel, berjanji dalam pengembangan Kebun Raya Banua nanti akan memperjuangkan upaya pelestarian pohon kasturi melalui penanaman pohon kasturi di area Kebun Raya. Jika perlu ada kawasan khusus pembibitan dan penanaman pohon kasturinya di areal tersebut.

Bahkan saat ini sedang berkolaborasi dengan Yayasan Sahabat Bekantan Indonesia ( SBI ) untuk membangun Taman Kehati ( Keanekaragaman Hayati ) di Anjir Muara – Kabupaten Barito Kuala.

Di lokasi tersebut akan dibuat taman percontohan buah-buah langka khas Kalimantan untuk lahan basah, termasuk akan dicoba menanam pohon kasturi.

Di Taman Kehati ini sudah terdapat pohon Kuweni (Mangifera odorata), Hambawang (Mangifera foetida), Jaring/jengkol (Archidendron pauciflorum) , Ketapi (Sandoricum koetjapi), Tiwadak/cempedak (Artocarpus integer) dan banyak lagi.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KECELAKAAN KRL BEKASI TIMUR: 10 Jenazah Korban Teridentifikasi
1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah
KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan
PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan
TIM PENELITI GEMOLOGI Internasional Memperdalam Pengetahuan tentang Intan Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 23:57

KPU PALANGKA RAYA Digeledah Terkait Dana Hibah Pilkada 2023-2024

Selasa, 28 April 2026 - 22:54

KEMENKUM Siapkan Paralegal Perkuat Keadilan Posbankum di Desa

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara

Selasa, 28 April 2026 - 01:01

WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Senin, 27 April 2026 - 22:28

SERING MENGUTIL SUSU, Pria Ini Tertangkap lagi di Minimarket Banjarmasin

Senin, 27 April 2026 - 17:02

DUA MANTAN PEJABAT di Disdik Ditahan Penyidik Kejari Banjarmasin Kasus Sewa Komputer

Minggu, 26 April 2026 - 23:01

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 April 2026 - 22:43

RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

Berita Terbaru

Madinah pada musim haji 2026. (Foto: Kemenhaj Kalsel)

Kalsel

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 Apr 2026 - 23:18

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca