TAK Ada Penyelewengan dalam SPMB SMA/SMK

- Penulis

Selasa, 10 Juni 2025 - 20:33

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Disdikbud Kaltim Armin (tengah) saat rapat dengar pendapat terkait SPMB dengan DPRD Kaltim, di Samarinda, Selasa (10/6/2025). (Foto: ANTARA/A Rifandi)

Plt Kepala Disdikbud Kaltim Armin (tengah) saat rapat dengar pendapat terkait SPMB dengan DPRD Kaltim, di Samarinda, Selasa (10/6/2025). (Foto: ANTARA/A Rifandi)

SuarIndonesia — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Timur menegaskan komitmen untuk memastikan transparansi dan mencegah penyelewengan dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.

“Kami minta setiap sekolah mengikuti Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada dan Disdikbud Kaltim membentuk tim khusus untuk memantau dan mengawasi bagaimana proses SPMB di sekolah-sekolah,” kata Plt Kepala Disdikbud Kaltim Armin di Samarinda, Selasa (10/6/2025).

Armin menyatakan bahwa Disdikbud Kaltim siap melaksanakan SPMB tahun ajaran 2025/2026. Pendaftaran SPMB dimulai pada 16 Juni 2025.

Terkait sistem penerimaan, Armin menjelaskan adanya perubahan istilah dari zonasi menjadi domisili dalam SPMB kali ini. Meskipun istilahnya berbeda, esensinya kurang lebih sama.

Disdikbud Kaltim mencatat total daya tampung SMA di wilayahnya adalah 27.931 siswa dengan 766 rombongan belajar (rombel), sementara untuk SMK sebanyak 22.412 siswa dengan 637 rombel.

Secara rinci, Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki daya tampung SMA tertinggi dengan 6.441 siswa, diikuti oleh Samarinda (4.915 siswa) dan Balikpapan (3.382 siswa). Untuk SMK, Samarinda memiliki daya tampung tertinggi (7.250 siswa), disusul Balikpapan (3.250 siswa).

Armin mengakui bahwa di beberapa daerah seperti Balikpapan dan Samarinda, sekitar 50 persen calon siswa SMA belum tertampung di sekolah negeri dan diarahkan ke sekolah swasta.

Baca Juga :   DUA Pasien RSUD AWS Terindikasi COVID-19

Armin menegaskan bahwa setiap anak berhak mendapatkan pendidikan, tanpa terkecuali bagi mereka yang tinggal di daerah terisolir. “Semangat kami adalah tidak boleh ada anak yang tidak sekolah. Di mana pun mereka berada, kami akan mencarikan tempat untuk sekolah,” tutur Armin dilansir dari AntaraNewsKaltim.

Bagi siswa dari daerah terisolir yang kesulitan mendapatkan sekolah, Disdikbud Kaltim mengupayakan penempatan di sekolah negeri. Jika diperlukan, sekolah negeri diperbolehkan menerima siswa melebihi kuota rombel standar demi memastikan tidak ada anak yang putus sekolah.

Armin juga menyoroti program pendidikan gratis yang didukung oleh penambahan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (Bosda) dari pemerintah provinsi. Ia berharap sekolah-sekolah swasta juga dapat menggratiskan biaya pendidikan karena juga para siswa mendapat bantuan program Gratispol pendidikan dari Pemprov Kaltim.

Untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Kalimantan Timur, Disdikbud Kaltim telah menetapkan tiga sekolah unggulan. Ketiga sekolah tersebut adalah SMA Negeri 10 Samarinda, SMA Negeri 3 Tenggarong, dan SMA Negeri 2 Sangatta Utara.

“Sekolah unggulan ini didesain agar anak-anak kita dapat bersaing dan mempercepat peningkatan kualitas SDM,” kata Armin menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
OIKN: Sudah tidak Ada Tambang Ilegal di Hutan Konservasi IKN
GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
FIRMAN YUSI Ajak Siswa SMKN 1 Muara Uya Tanam Pohon dan Amalkan Pancasila
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:10

ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

4 TITIK PANAS Muncul, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla Meningkat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:17

TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:23

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:06

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kedatangan jamaah haji Kloter 12 asal Hulu Sungai Selatan di asrama haji Debarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Minggu (21/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

HSS

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:00

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

Kalsel

BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:54

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca