BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar

- Penulis

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

SuarIndonesia — Seekor induk bekantan di Pulau Curiak, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan (Kalsel), baru saja melahirkan anak. Yang membuatnya unik, induk tersebut melahirkan anak kembar.

Dilansir detikKalimantan dari detikEdu, ahli konservasi biologi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Dr Amalia Rezeki menjelaskan bahwa kejadian hewan melahirkan anak kembar termasuk langka, terutama pada jenis monyet besar seperti bekantan (Nasalis larvatus). Karena itu, ia mengaku bersyukur akhirnya bisa menyaksikan momen langka ini setelah 10 tahun lebih fokus dalam pelestarian bekantan.

“Kami sangat bersyukur dan sempat meneteskan air mata terharu karena lebih dari sepuluh tahun saya mendedikasikan diri bagi upaya pelestarian bekantan di kawasan Pulau Curiak, baru kali ini menemukan kelahiran bayi bekantan kembar,” kata Amalia, Minggu (21/6/2026), dikutip dari AntaraKalsel.

Bayi kembar tersebut lahir pada pertengahan Juni 2026 di Camp Tim Roberts yang dikelola oleh Amalia dan Sahabat Bekantan Indonesia (SBI). Keduanya dilahirkan oleh bekantan betina kelompok Alpha.

Kelahiran ini, kata Amalia, cukup menarik perhatian akademisi dan pegiat konservasi di dunia. Jenis bekantan ini juga sebelumnya menjadi perbincangan di kalangan pemerhati satwa karena statusnya yang terancam punah menurut Lembaga Konservasi Internasional (IUCN).

Bekantan merupakan salah satu primata yang dulunya banyak ditemui di Kalimantan. Namun, kelangsungan hidup mereka terancam karena habitat yang semakin berkurang dan perburuan ilegal. Amalia pun mendorong adanya peraturan yang jelas sebagai intervensi agar bekantan tidak punah.

Baca Juga :   DISITA Rokok Ilegal dan MMEA di Kalsel, Selamatkan Kerugian Negara 15 MIliar Lebih

Mengutip laman IPB University, bekantan memiliki ciri khas yang berbeda dengan monyet besar lain. Keunikan paling jelas terlihat pada hidungnya yang besar dan wajah yang tidak ditumbuhi rambut. Bekantan memiliki ekor dengan panjang antara 59-762 mm.

Berat seekor bekantan bisa mencapai 16-22 kg untuk jantan, sedangkan yang betina 7-12 kg. Ciri lain dari hewan ini adalah bagian punggungnya yang berwarna coklat kemerahan, sedangkan anggota tubuh lainnya berwarna putih keabuan.

Di Indonesia, bekantan kerap dijumpai di beberapa daerah seperti rawa atau muara sungai. Keberadaan mereka antara lain bisa ditemukan di kawasan Taman Nasional Gunung Palung, Kalimantan Barat. Selain itu, mereka juga dapat ditemui di Taman Nasional Tanjung Puting di Kalimantan Tengah serta Sungai Mahakam dan Taman Nasional Kutai di Kalimantan Timur. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla
TERUNGKAP Pengemudi Mobil SUV yang Tabrak Kabur Ternyata Pengedar Narkoba Lintas Kalselteng
PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun
RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus
KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla
HUJAN Guyur Sejumlah Daerah di Kalsel
OMC Semai Tiga Ton Garam
WUJUD KEPEDULIAN Jajaran Polresta Banjarmasin Sambangi Rumah Duka Anggota Relawan BPK KTC

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:55

KARHUTLA KALTENG: Sumber Api Satu Korporasi Diselidiki

Rabu, 9 September 2026 - 22:47

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 September 2026 - 22:35

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 September 2026 - 14:51

PARIPURNA Penjelasan Raperda APBD 2027, Postur Pendapatan Dianggarkan 8 Triliun

Rabu, 9 September 2026 - 14:44

RUMAH SEWAAN di Rawasari Terbakar, Sebuah Motor Turut Hangus

Rabu, 9 September 2026 - 00:24

KEPEDULIAN ARUTMIN, Sejak Awal Turut Bergerak Penanganan Karhutla

Selasa, 8 September 2026 - 21:58

KARHUTLA Kalteng: Ada 25 Tersangka, 4 Perusahaan Diselidiki

Selasa, 8 September 2026 - 21:53

OMC Berhasil Turunkan Hujan di Palangka Raya

Berita Terbaru

Petugas beristirahat sejenak saat pemadaman kebakaran lahan gambut di Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (2/9/2026). (Foto: Antara/Auliya Rahman)

Kalteng

HOTSPOT Menurun Terus Dipantau Ketat

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:47

Hujan membasahi wilayah Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, beberapa waktu lalu. (Foto: HO-MC Kominfo Banjarbaru)

Kalsel

LA Diguyur Hujan Bantu Redakan Ancaman Karhutla

Rabu, 9 Sep 2026 - 22:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca