TAE-YONG Tidak Perlu Lagi Khawatir dengan Rumput Sintetis di Piala AFF 2020

- Penulis

Rabu, 3 November 2021 - 00:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Marselino Ferdinan saat menghadapi para pemain Australia dalam laga babak Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, di Tajikistan. (Foto/PSSI)

SuarIndonesia – Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, bisa sedikit tenang dalam gelaran Piala AFF 2020 lantaran Singapura menghapus stadion berumput sintetis dari daftar venue.

Kemampuan pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong, akan kembali diuji dalam gelaran Piala AFF 2020 di Singapura pada Desember mendatang.

Sebelumnya, Shin Tae-yong berhasil membuktikan kehebatannya sebagai juru taktik dengan membawa timnas Indonesia mengalahkan Taiwan di play-off Kualifikasi Piala Asia 2023.

Alhasil, skuad Garuda berhasil menembus Kualifikasi Piala Asia 2023 pada pertengahan tahun mendatang.

Shin Tae-yong memang sempat gagal bersama timnas U-23 Indonesia dalam Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.

Bermain dua leg melawan Australia, Shin Tae-yong dan anak didiknya kalah dengan agregat 2-4.

Untungnya, meski kalah dan gagal lolos ke putaran final PIala Asia U-23 2022, nasib Shin Tae-yong di timnas Indonesia masih terjaga.

PSSI memastikan jika Shin Tae-yong masih akan menjabat sebagai pelatih timnas Indonesia, dan nasibnya baru akan ditentukan di Piala AFF 2020.

“Insya Allah Shin Tae-yong sampai akhir tahun ini aman,” kata Sekjen PSSI, Yunus Nusi, kepada awak media, dikutip dari BolaSport.com di Jakarta.

“Tapi kami akan evaluasi seperti apa yang akan dia lakukan untuk timnas Indonesia ke depan,” ucapnya menambahkan.

Dalam gelaran Piala AFF 2020, Shin Tae-yong bisa bernapas lega.

Pasalnya, Singapura selaku tuan rumah telah menghapus stadion yang menggunakan rumput sintetis dari daftar venue.

Seperti diketahui, Shin Tae-yong memang punya kekhawatiran tersendiri jika timnas Indonesia harus bertanding di atas rumput sintetis.

Pada Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 kemarin misalnya, penggunaan rumput sintetis di Republican Central Stadium sudah menjadi perhatian Shin Tae-yong sejak jauh-jauh hari.

“Sebenarnya agak disayangkan karena kita harus bermain di lapangan sintetis, rawan juga cedera dan sedikit licin di sini,” kata Bagus sebagaimana dikutip BolaSport.com dari YouTube PSSI, 19 Oktober 2021.

Baca Juga :   PENGACARA TAK TAHU Dimana Sahbirin!, 'Mungkin Hanya Tenangkan Diri'

“Tapi ya apa boleh buat, kami harus cepat beradaptasi dengan lapangan ini dan tetap fokus,” tuturnya.

Kekhawatiran Shin Tae-yong itu terbukti, para pemain timnas U-23 Indonesia yang tidak terbiasa bermain di rumput sintetis kesulitan mengontrol bola saat menghadapi Australia.

Beberapa pemain juga sempat mengalami cedera, seperti Asnawi Mangkualam yang tiba-tiba otot pahanya tertarik saat adu lari dengan bek Australia U-23 pada leg kedua.

Kini, kekhawatiran Shin Tae-yong itu tak akan muncul lagi dalam gelaran Piala AFF 2020.

Dikutip Bolasport.com dari Zing.vn, Singapura sebelumnya mendaftarkan tiga stadion untuk menyelenggarakan Piala AFF 2020.

Salah satu stadion yang dimaksud adalah Stadion Jalan Besar yang menggunakan rumput sintetis.

Rumput sintetis ini disadari akan memberikan beberapa kesulitan adaptasi bagi tim-tim yang akan bertanding, termasuk Indonesia.

Setelah memperhatikan sejumlah pertimbangan, Asosiasi Sepakbola Singapura (FAS) akhirnya menghapus Stadion Jalan Besar dari daftar venue.

“FAS setuju untuk menggelar seluruh pertandingan di lapangan berumput alami,” tulis Zing.vn dalam pemberitaannya.

Akhirnya, Piala AFF 2020 hanya akan memakai dua stadion yakni Stadion Nasional Singapura dan Stadion Bishan.

Piala AFF 2020 sendiri akan digelar pada 5 Desember 2021 hingga 1 Januari 2021.

Timnas Indonesia tergabung di Grup B bersama dengan Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Laos.

Pada 18 November nanti, Shin Tae-yong berencana untuk menggelar pemusatan latihan timnas Indonesia di Turki.

Dalam TC itu, pelatih asal Korea Selatan tersebut juga akan membawa serta timnas U-18 Indonesia yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-20 2023.(indosport.com/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid
SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji
PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis
BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta
KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika
RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis

Rabu, 8 April 2026 - 23:22

KASUS VIDEO PORNO Sambas: Si Biduan Bertato dan 3 Orang Diperiksa

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 19:58

BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 22:04

KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika

Berita Terbaru

Internasional

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:33

Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja  ke Banjarbaru, yakni di Kelurahan Guntung Damar, Kamis (9/4/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Headline

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca