SUHAIMI Tewas Diduga Dianiaya Anak Tiri

- Penulis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 00:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Relawan emergency membawa jasad Suhaimi yang diduga menjadi korban penganiayaan sang anak sambung Syarif ke Rumah Sakit Damanhuri di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (31/1/2025). (ANTARA/HO-Relawan Emergency HST)

Relawan emergency membawa jasad Suhaimi yang diduga menjadi korban penganiayaan sang anak sambung Syarif ke Rumah Sakit Damanhuri di Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Jumat (31/1/2025). (ANTARA/HO-Relawan Emergency HST)

SuarIndonesia — Seorang pemuda Syarif (28) diduga menganiaya ayah tiri bernama Suhaimi (50) di Desa Gambah, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Babinsa Koramil 1002-06/Barabai Sertu Marno di Barabai, Jumat, menjelaskan peristiwa penganiayaan tersebut diduga dipicu korban Suhaimi yang kerap melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap ibu dari pelaku Syarif.

Kejadian berawal diungkapkan Marno, saat Suhaimi datang ke rumah untuk mencari sang istri di Desa Gambah, kemudian bertemu anak sambung, Syarif.

Kala itu, Syarif kesal dengan perlakuan ayah tiri yang kerap bertindak KDRT terhadap sang ibu, sehingga pelaku pun sempat memperingatkan jika tidak suka istrinya itu agar mengantarkan ke rumah dan jangan terus menerus dipukuli.

“Adu mulut pun tak terhindarkan. Tak lama kemudian, Syarif mengambil sebilah parang dan menyerang Suhaimi,” kata Marno.

Kemudian terjadi insiden berdarah dengan tebasan pertama yang dilakukan Syarif mengenai tangan korban Suhaimi.

Sang ibu yang melihat kejadian itu langsung menyuruh suaminya melarikan diri, namun, Syarif tetap mengejar Suhaimi hingga ke warung pedagang bakso milik Erna.

Baca Juga :   SATGAS DARAT Kunci Kendalikan Karhutla

“Suhaimi sempat meminta pertolongan, tetapi pelaku terus memburu hingga tewas di tempat dengan mengalami luka parah pada tengkuk, pelipis, leher, dan tangan,” tutur Marno, dilansir dari AntaraNews.

Usai kejadian itu, anggota Kodim HST Sertu Sutoyo mengamankan pelaku Syarif, kemudian diserahkan kepada aparat kepolisian.

Sedangkan korban dibawa relawan emergency ke RS Damanhuri Barabai.

Sementara itu, Kasi Humas Polres HST Iptu Akhmad Priadi menyebutkan penyidik telah mengamankan pelaku dan mengolah tempat kejadian perkara.

“Masih dalam proses penyelidikan petugas. Namun, untuk pelaku sudah kita amankan di Polres HST,” ucap Iptu Akhmad Priadi. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18