SOAL Gencatan Senjata, Hamas: Israel Tolak Semua Saran Mediator!

- Penulis

Sabtu, 2 Desember 2023 - 00:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Roket ditembakkan ke arah Israel dari Jalur Gaza, terlihat dari Israel selatan, Jumat (1/12/2023). (AP Photo/Ariel Schalit)

Roket ditembakkan ke arah Israel dari Jalur Gaza, terlihat dari Israel selatan, Jumat (1/12/2023). (AP Photo/Ariel Schalit)

SuarIndonesia — Pejabat senior Hamas, Osama Hamdan, mengatakan Israel menolak semua saran yang diajukan para mediator untuk memperpanjang gencatan senjata.

Dikutip CNNIndonesia dari Al Jazeera, Hamdan mengatakan Israel menolak seluruh opsi yang ditawarkan mediator pada pembicaraan terakhir Kamis (30/11/2023) malam waktu setempat.

“Kemarin malam kami membahas tentang memperpanjang gencatan senjata sementara. Kami sangat jelas tentang beberapa opsi yang disarankan oleh para mediator. Kami menerima tiga saran, tapi Israel menolak semuanya,” kata Hamdan, seperti dikutip Al Jazeera, Jumat (1/12/2023).

Hamdan berujar Hamas “masih positif tentang semua upaya” gencatan senjata, berbeda dengan Israel yang justru kekeh menolak.

Menurut Hamdan, penolakan ini pun bukan cuma terjadi pada hari terakhir perundingan, melainkan sejak awal negosiasi gencatan senjata dilakukan.

“Setiap hari dalam tujuh hari terakhir gencatan senjata sementara, Israel bertindak dengan cara yang berniat merusak seluruh proses pembicaraan,” ucap dia.

Gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hamas Palestina resmi berakhir pada Jumat (1/12/2023) usai kedua belah pihak tak menyepakati perjanjian apa pun untuk perpanjangan jeda kemanusiaan ini.

Seiring dengan gencatan yang rampung, Israel pun kembali meluncurkan agresi di seluruh wilayah Gaza. Setidaknya 54 orang meninggal dunia akibat serangan Israel, demikian menurut Kementerian Kesehatan Gaza.

Sebelum serangan baru ini terjadi, Israel mengklaim sistem pertahanan rudal mereka mencegat roket yang ditembakkan dari Gaza. Klaim ini muncul satu jam jelang gencatan senjata berakhir.

Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) menyatakan roket itu terdeteksi dari sirene Iron Dome yang berbunyi di kawasan komunitas masyarakat dekat Jalur Gaza.

Baca Juga :   RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi

Menurut militer Israel, roket ini perdana diluncurkan dari Gaza sejak hari pertama gencatan senjata. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyebut peluncuran roket ini adalah pelanggaran kesepakatan gencatan senjata.

Hamas, sementara itu, menyatakan gencatan senjata bukan solusi untuk menghentikan pertempuran. Osama Hamdan mengatakan solusi sebenarnya adalah menemukan mekanisme untuk mengakhiri pendudukan Israel.

Merespons serangan ini, Qatar selaku mediator kedua belah pihak menyatakan bombardir Israel di Gaza telah membuat rumit proses negosiasi untuk gencatan senjata lanjutan.

“Pemboman yang terus berlanjut di Jalur Gaza pada jam-jam pertama setelah berakhirnya jeda mempersulit upaya mediasi dan memperburuk bencana kemanusiaan di Jalur Gaza,” demikian pernyataan Kemlu Qatar dalam unggahan di X, Jumat (1/12/2023).

Kemlu Qatar menyebut pihaknya menyesalkan agresi Israel yang kembali berlangsung di Gaza usai berakhirnya jeda kemanusiaan pada hari ketujuh “tanpa mencapai kesepakatan untuk memperpanjangnya.”

Kemlu Qatar pun menegaskan saat ini negosiasi soal gencatan senjata masih terus berlanjut agar bisa kembali terwujud. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca