Setelah Menteri, Kapolda Beri Reward Kapolres Banjar

- Penulis

Selasa, 2 Oktober 2018 - 11:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Setelah sebelumnya Menteri Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Yohana Yembise memberikan penghargaan, kini giliran Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani berikan reward kepada Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete. Reward yang diberikan bertepatan dengan pelaksanaan upacara bendera memperingati Hari Kesaktian Pancasila, di Mapolda Kalsel, Senin (1/10).

Itu semua atas inovasi dan programnya selama menjabat Kapolres Banjar yakni non IT Kabinaktakar (Kami Bina Anak Menjadi Pintar) dan Polres Ramah Anak.

Apa dilakukan telah mengukir prestasi sejarah. Karena sebelumnya dengan program itu meraih penghargaan sebagai Polres `ramah anak` pertama di Indonesia, yang diberikan Menteri (PPPA) RI, di Dyandra Convention Center Surabaya, Jawa Timur, baru-baru ini bertepatan peringatan Hari Anak Nasional.

“Semoga dengan reward ini, Polres Banjar semakin kreatif dalam menciptakan inovasi, baik inovasi yang berbasis IT maupun non IT, yang bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik serta agar kepolisian lebih dekat dan dicintai masyarakat,” kata Kapolda Kalsel saat itu.

Sementara Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete didampingi Kasat Binmas, AKP Amalia Afifi menyatakan sangat senang atas apresiasi diberikan kapolda.

“Iya, Alhamdulillah, reward ini kami persembahkan buat seluruh keluarga besar Polres Banjar. Khususnya Ibu Kasat Binmas yang telah bekerjakeras tanpa kenal lelah dalam menjalankan program Kabinaktar dan Polres Ramah Anak di Polres Banjar, sehingga program tersebut berbuah reward dari Kapolda Kalsel,” AKBP Takdir Mattanete, Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1998 tersebut.

Kapolres Banjar mengungkapkan pihaknya akan selalu berusaha menciptakan inovasi baru guna menunjang pelayanan publik yang lebih transparan, humanis agar dapat mewujudkan Program Promoter (Profesional, Humanis dan Terpercaya) yang digagas oleh Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Diketahui, Takdir yang pernah menjabat sebagai Satreskrim Polrestabes Surabaya kerap kali menangani kasus-kasus yang menyangkut anak-anak. Salah satu yang sempat menghebohkan Surabaya adalah kasus pencabulan yang dilakukan guru seni musik sebuah TK di Siwalankerto, Juli 2015.

Dari pengalaman menangani kasus yang menyangkut anak-anak, Takdir berinisiatif melakukan program perlindungan kepada anak-anak.

Kini, melalui programnya Kami Bina telah memiliki 350 anak-anak binaan. Di sana, ketrampilan dan kreatifitas anak-anak tersebut terus diasah. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MUSEUM Kayu Tuah Himba, Menyingkap Wasiat Hutan Kalimantan
TIGA Wanita Cekoki Miras ke Kucing, Digeruduk Cat Lover
ULAR Piton 7 Meter, Langsung Ditebas Warga
Tambah Pasang Satelit VSAT IP untuk Kelancaran Pada Pilpres
`Jangan Bacakut Papadan’, Tindak Aksi Anarkis
Sawa Keluar dari Plafon Ditangkap Anggota Polda
Kabut Asap Kian Tebal, Jarak Pandang Sempat Hanya 10 Meter
Gubernur, Pangdam, Kapolda dan Danrem Pantau Titik Api

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:49

SEORANG BURUH di Banjarmasin Ancamkan Pisau dan Cabuli Anak Tiri, Berakhir Dicokok Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:54

UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Berita Terbaru

Tim SAR setelah mengevakuasi empat jasad ABK korban gas beracun di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:51

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca