Kabut Asap Kian Tebal, Jarak Pandang Sempat Hanya 10 Meter

- Penulis

Jumat, 28 September 2018 - 16:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabut asap menyelimuti Bandara Syamsuddin Noor (Net/suarindonesia.com)

Suarindonesia – Masifnya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mengakibatkan kabut asap di Kalimantan Selatan kian tebal. Adapun kabut asap menyelimuti Bandara Syamsudin Noor pada, Jumat (28/9/2018) sempat menyentuh pandangan hanya 10 meter. Akibatnya, sebagian jadwal penerbangan terganggu.

Bahkan dari Jalan Ahmad Yani terlihat Bandara Syamsudin Noor seolah-olah hilang dari pandangan dikarenakan tebalnya kabut asap.

Adapun data jarak pandang yang tercatat Bandara Syamsudin Noor yaitu sebagai berikut:

  1. *Visibility 100m 05.30 Wita*
  2. *Visibility 50m 06.00 Wita*
  3. *Visibility 10m 06.30 Wita*
  4. *Visibility 10m 70.00 Wita*
  5. *Visibility 20m 07.15 Wita*
  6. *Visibility 200m 07.30 Wita*
  7. *Visibility 400m 08.00 Wita*
  8. *Visibility 600m 08.30 wita*
  9. *Visibility 1000m 08.40 wita*
Baca Juga :   PETUGAS KEBERSIHAN Jalanan di Pasar Baru Banjarmasin Tenggelam di Sungai Martapura

“Untuk jarak pandang take off dan landing minimum 500 meter,” ucap Communication and Legal section head Bandara Syamsudin noor Adit Putra. (BY)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAFARI “JUMAT KELILING” Serentak di Banjarbaru dan Banjar
WUJUDKAN Polisi Bersama Masyarakat di Pasar Galuh Cempaka Banjarbaru
MENCEKAM Ketika Warga Mendengar Teriakan Kebakaran Hanguskan Belasan Rumah
“GREEN POLICING” di Masjid At Taqwa Banjarmasin Timur
GANDENG WARGA Sasar Jalan Meratus Banjarmasin Tengah
IMPLEMENTASI Program “Green Policing”, Personel KPL Banjarmasin Giat di Area Parkir PT MTI
EMPAT JENAZAH Kembali Teridentifikasi hingga 15 Oktober 2026 Total Sebanyak 81
BONGKAR BUKTI Dampak ke Masyarakat soal Gugatan Pemadamaan Listrik dan Begini Pendapat Ahli Hukum Administrasi Negara

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:56

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:51

KORUPSI DANA BNPB: KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp5,47 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:43

KASUS DANA BNPB: KPK Ungkap Identitas dan Peran Lima Tersangka

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:17

POLRI Siapkan Polisi Khusus Kehutanan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 00:56

PENANGANAN Karhutla Dipastikan Maksimal

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:35

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Berita Terbaru

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni meninjau langsung penanganan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026). (Foto: HO-Kemenhut RI)

Kalteng

TIGA Fokus Utama Penanganan Karhutla Kalteng

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:56

Hujan saat mengguyur Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Jumat (16/10/2026). (Foto: detikKalimantan)

Kalteng

PANGKALAN BUN Diguyur Hujan, BMKG: Tetap Waspada!

Jumat, 16 Okt 2026 - 19:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca