`Jangan Bacakut Papadan’, Tindak Aksi Anarkis

- Penulis

Selasa, 2 Oktober 2018 - 11:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia -Massa dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Rakyat Peduli Bangsa dan Negara (Forpeban) Kalsel dan Ikatan Putra-Putri Indonesia, ngeluruk ke Mapolda dan aksi di perempatan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin- Jalan Pangeran Samudera, Senin (1/10).

Aksi massa yang dimotori Din Jaya, Ketua Forpeban didampingi Rolly Irawan ini suarakan sejumlah poin permohonan kepada aparat kepolisian, dan imbauan kepada masyarakat secara umum.

Intinya `jangan bacakut papadaan’ (jangan sampai bentrok atau berkelahi sesama,red) di Pemilu 1019 hingga soal pemberian ijin demo dan lainnya.

Awalnya massa hanya diperbolehkan di depan pagar belakang Mapolda Kalsel Jalan DI Panjaitan. Dan setelah Direktur Sabhara, Kombes Pol M Khosin didampingi Wadir Intel, AKBP Decky Hendarso di lokasi mewakili Kapolda Kalsel, diperintahkan pagar dibuka.

Meski demikian, massa tetap di sekitaran pintu masuk dengan pengawalan cukup ketat dari kepolisian. Sebelum ke Mapolda, massa juga dikawal sejumlah anggota dipimpin Kasat Intel Polresta Banjarmasin, Kompol Zainuri. Dengan sejumlah pamflet aneka tulisan imbauan kemudian ungkapan semua poin itu.

Menurut Din Jaya, pihaknya imbau kepada masyarakat Kalsel untuk sama-sama menjaga keamanan agar pelaksaan pemilu 2019 berjalan aman dan damai.

Baca Juga :   KAPAL SEA RIDER untuk Tanggap Darurat Bencana

Menolak segala bentuk upaya apa pun yang bertujuan merubah sistim pemerintahan RI. Kemudian mengajak semua pihak melawan pemecah NKRI yang berkedok politik.

“Jangan mau kita diprovokasi serta adu domba yang tujuannya memecah belah bangsa kita,” teriak Din Jaya.

Ia juga imbau agar menjadi pemilih yang cerdas pada pemilu serta jangan mudah diprovokasi dengan berita-berita hoax.

Juga meminta kepada pihak Polda Kalsel dan ajaran jangan memberikan ijin kegiatan penyampaian pendapat di muka umum/unjukrasa yang melanggar aturan. “Tindak setiap aksi unjukrasa atau demo yang anarkis. Kita juga mendukung netralitas TNI-Polri dalam pemilu 2019,” ucapnya.

Sementara Kombes Pol M Khosim mengatakan, pihaknya mengapresiasi apa yang semua disampaikan.

Soal aksi, itu bukan memberikan ijin, hanya sifatnya laporan atau pemberitahuan agar diketahui kepolisian.

“Namun bila dalam aksi sifatnya anarkis dan salahi, maka sesuai perintah atasan, ya kita tindak tegas,” ujarnya. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG BURUH di Banjarmasin Ancamkan Pisau dan Cabuli Anak Tiri, Berakhir Dicokok Polisi
DILANTIK EMPAT PEJABAT Termasuk Aspidsus dan Kajari, Begini Pesan Kajati Kalsel
TIM GEMOLOGI Australia-Prancis Teliti Berlian dan Warisan Geologi Meratus
TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1
KAPOLRI: Rekomendasi KPRP Ditindaklanjuti Lewat Revisi Regulasi
UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong
KEPALA STAF TNI-AD Mengpresiasi Pemprov Kalsel, “Ground Breaking” Pembangunan Kodam Lambung Mangkurat.
EMPAT ABK TB Samudra Jaya 1 Terjebak, Seorang Tewas Dievakuasi Lebih Awal

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:49

SEORANG BURUH di Banjarmasin Ancamkan Pisau dan Cabuli Anak Tiri, Berakhir Dicokok Polisi

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:36

KEMENDAGRI: DESLab untuk Edukasi Pemilu Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:30

ROBI HERBAWAN Ditunjuk Menjadi Kabais TNI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:20

KEMENHAJ Larang JCH Tur Kota sebelum Puncak Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:54

UU IMIGRASI Disosialisasikan Anggota DPR RI Pangeran Khairul Saleh pada Masyarakat Banua Lawas Tabalong

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:48

JCH Diminta Manfaatkan Aplikasi Kawal Haji

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:41

PRESIDEN PRABOWO Ingin Semua Lembaga Direformasi, Termasuk Polri

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:07

REVISI UU Anti-Monopoli untuk Hadapi Dinamika Ekonomi Digital

Berita Terbaru

Tim SAR setelah mengevakuasi empat jasad ABK korban gas beracun di Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Kamis (7/5/2026). (Foto: Kantor SAR Banjarmasin)

Kalsel

TIM SAR Evakuasi Jasad Empat ABK TB Samudra Jaya 1

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:51

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca