SERANGAN Israel di Gaza: Korban Tewas Bertambah 33.037 Orang

- Penulis

Jumat, 5 April 2024 - 00:43

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Foto dari udara menunjukkan gedung-gedung di Gaza hancur akibat gempuran militer Israel. [dok. AP/Leo Correa]

Foto dari udara menunjukkan gedung-gedung di Gaza hancur akibat gempuran militer Israel. [dok. AP/Leo Correa]

SuarIndonesia — Otoritas kesehatan Gaza kembali melaporkan penambahan jumlah korban tewas akibat rentetan serangan Israel yang terus menghujani daerah kantong Palestina tersebut. Lebih dari 33.000 orang kehilangan nyawa di Jalur Gaza akibat gempuran militer Tel Aviv yang berlangsung tanpa henti selama enam bulan terakhir.

Seperti dikutip detikNews dari AFP dan Al Arabiya, Kamis (4/4/2024), laporan terbaru Kementerian Kesehatan Gaza, yang dikuasai Hamas, menyebut 62 kematian dan 91 korban luka dilaporkan dalam 24 jam terakhir.

Dengan tambahan itu, maka total sedikitnya 33.037 orang tewas dalam perang yang berkecamuk antara Hamas dan Israel di Jalur Gaza sejak Oktober tahun lalu.

Jumlah korban luka dilaporkan bertambah menjadi 75.668 orang.

Pekan ini, Israel menuai kecaman karena serangannya menewaskan tujuh relawan kemanusiaan di Deir al-Balah, Jalur Gaza. Ketujuh relawan yang bekerja untuk badan amal bantuan pangan World Central Kitchen (WCK) itu tewas setelah konvoi kendaraan mereka dihantam serangan udara Israel pada Senin (1/4/2024) lalu.

Menurut WCK yang berbasis di Amerika Serikat (AS), ketujuh relawan yang tewas terdiri atas satu warga Australia, tiga warga Inggris, satu warga Polandia, satu warga AS-Kanada, dan satu warga Palestina.

Baca Juga :   MIKE TYSON Kalah dari Paul Jake Pertarungan Delapan Ronde

Militer Israel menyebut serangan yang menewaskan para relawan kemanusiaan itu sebagai “kesalahan besar”, sedangkan Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu menyebut serangan itu “tidak disengaja”.

Sementara itu, pada Rabu (3/4/2024) waktu setempat, pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, yang berbasis di Qatar menuding Israel menunda-menunda perundingan gencatan senjata di Jalur Gaza yang kini terhenti.

Perundingan yang dimediasi Mesir itu menghasilkan sedikit kemajuan baru-baru ini, dengan Netanyahu menuduh posisi Hamas telah mempersulit perundingan.

“Pendudukan Zionis terus menunda-nunda, dan tidak menanggapi tuntutan adil dari kami untuk mengakhiri perang dan agresi,” ucap Haniyeh dalam pernyataan yang direkam dan ditayangkan dalam pertemuan kelompok Hizbullah, sekutu Hamas, seperti dilansir AFP, Kamis (4/4/2024). [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPAL TANKER Iran Lolos Blokade AS Usai Lintasi Selat Hormuz
ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz
CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz
BAC 2026: Korea Selatan Juara Umum
PERUNDINGAN Iran-AS tak Tercapai ‘Kesepakatan’
SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!
HARGA MINYAK Naik Lagi di Tengah Keraguan Gencatan Senjata AS-Iran
IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:51

KEJAGUNG Tetapkan Ketua Ombudsman Hery Susanto Tersangka Korupsi Nikel

Kamis, 16 April 2026 - 20:41

TANGANI KBGO, Kemkomdigi Ketatkan Pengawasan Platform Digital

Kamis, 16 April 2026 - 19:41

KERIBUTAN di Depan Tempat Gym, Seorang Pria Keluarkan “Pistol”

Kamis, 16 April 2026 - 19:17

20 PERSONEL Tim SAR Dikerahkan Cari Helikopter Hilang di Sekadau

Rabu, 15 April 2026 - 21:24

MENHAJ: Kesiapan Layanan Haji Indonesia Sudah Hampir Selesai

Rabu, 15 April 2026 - 21:09

DISIAPKAN Insentif Fiskal Masif Dukung Program 3 Juta Rumah

Rabu, 15 April 2026 - 00:27

SOAL “WAR TICKET”, Menhaj Hentikan Pembahasan jika Dianggap Prematur

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Berita Terbaru

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca