SELESAI Jembatan Aranio Bisa Dilalui Pengendara Roda 2 dan 4

- Penulis

Minggu, 25 April 2021 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 
SuarIndonesia – Pengerjaan Jembatan Aranio yang terletak di Desa Awang Bangkal, Kabupaten Banjar, dimulai akhir Mei 2020 dan selesai 4 Januari 2021.
Pengerjaan memerlukan penanganan khusus karena titik lokasi beaa di antara 2 bukit, yaitu, Bukit Palawangan dan Putra Bulu.
Panjang jembatan ini 120 meter dan lebar 9 meter. Pondasi pembangunan menggunakan sistem bor file dengan tumpuan baja pada bentang tengah.
Bentang pendekat di kedua sisi masing-masing panjangnya 30 meter.
Bentang tengah jembatan tersebut panjangnya 60 meter dan ketinggian dari permukaan air mencapai 6 meter.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, Roy Rizali Anwar, melalui Kepala Bidang Bina Marga, M. Yasin Toyib, menjelaskan dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut maka akses menuju jalan bebas hambatan semakin lancar.
Sebelumnya akses ke jalan bebas hambatan harus melalui perkampungan masyarakat.
Yasin menyebut akses jalan bebas hambatan antara Awang Bangkal sampai Sumber Baru sudah terkoneksi.
“Memang masih diperlukan pengaspalan. Rencananya tahun ini diaspal secara bertahap.
Dari jembatan menuju simpang 4 Sumber Baru, belok kiri arah Pengaron dan jalan luruh menuju Tanah Bumbu. Dari jembatan menuju Sumber Baru sekitar 50 kilometer,” ujar Yasin, Minggu (25/4/2021).
Lantas bagaimana dengan akses menuju Tanah Bumbu apakah sudah terkoneksi?.
Menurut Yasin belum sepenuhnya terkoneksi, sebab ada beberapa jembatan lagi yang harus dibangun.
Dikatakannya beberapa jembatan yang sebelum tidak direncanakan harus direnakana ulang.
Terdapat beberapa sungai akibat arus air, terlebih saat hujan deras yang menyebabkan banjir beberapa saat lalu.
“Memang untuk bentang panjang seperti di Awang Bangkal sudah tidak ada lagi.
Yang masih diperlukan beberapa jembatan dengan panjang 30 meteran.
Sebelumnya tidak terenanakan, karena hujan lalu muncul sungai sehingga diperlukan jembatan.
Akan kami data lagi dan direncanakan berapa keperuan jembatan,” beber Yasin, seraya menambahkan akses ke Sumber Baru sementara lancar, jika tidak hujan bisa dilalui mobil.(RW)
Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:00

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:47

LISTRIK SERING PADAM, Peternak Lempar Ribuan Bangkai Ayam ke PLN Palangka Raya

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:19

KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:44

KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:13

MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:09

PROGRAM REBOISASI Pasca Karhutla, Didesak DPRD Kalsel Masuk Prioritas 2027

Berita Terbaru