Sekretaris Agung MARSI Sultan Banjar Ingatkan, Hindari Perpecahan NKRI

- Penulis

Kamis, 30 Mei 2019 - 22:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Sekretaris Agung Majelis Agung Raja Sultan Indonesia ( MARSI) YM Sultan H Khairul Saleh Al- Mu’tashim Billah mengingatkan kepada para Raja Datu, Penglingsir dan Pemangku Adat agar agar tetap menjaga persatuan dan menghindari perpecahan NKRI karena hasil Pemilu 2019.

“Berkaca pada kejadian aksi 21 – 22 Mei saat penetapan hasil pemilu oleh KPU, dinilai sebagian rakyat tidak jujur dan adil. Peristiwa kekerasan itu sungguh memprihatinkan,” ujar Sultan H Khairul Saleh Al- Mu’tashim Billah, yang diminta komentar SuarIndonesia.com lewat telepon seluler karena dia berada di Mekkah tengah menjalani ibadah umrah.

Menurutnya, korban begitu banyak mulai masyarakat dan aparat sendiri, hal seperti ini akan sangat merugikan bagi bangsa Indonesia apalagi keutuhan NKRI.

“Kami menolak keras segala kekerasan, Seharusnya semua semua pihak, baik rakyat maupun aparat, dapat melakukan pengendalian diri dan melihat kita Semua Satu Bangsa Satu Bahasa Indonesia dan Tidak Saling Menyakiti,” tandasnya.

“Kita belum terlambat, hentikan kekerasan! Kita adalah saudara. Kekerasan akan memecah belah bangsa,” katanya.

“Bahaya lagi kalau kekerasan fisik antara rakyat dan aparat menimbulkan korban itu masih berlanjut pada kekerasan verbal dalam bentuk saling menyalahkan. Bahkan dengan saling melempar tuduhan, dengan klaim akan kebenaran secara sepihak. Inilah awal dari celaka suatu bangsa,” katanya.

Baca Juga :   KOMBES CUNCUN MInta Maaf-Pamit, Riza Nahkodai Polresta Banjarmasin

Karena itu, kami atas nama Raja, Sultan, Datu, Penglingsir dan Pemangku Adat meminta kepada kedua belah pihak untuk melakukan penyelesaian yang secara kenegarawan dan tidak mengakibatkan runtuhnya kesatuan dan persatuan NKRI.

“Karena kalau tidak dilakukan. Hal itu akan menjadi kegelapan bagi masa depan Bangsa Indonesia,” katanya.

Sultan H Khairul Saleh Al- Mu’tashim Billah mengungkapkan, dirinya bersama 30 Dewan Agung dan 500 Raja, Sultan, Datu Penglingsir dan Pemangku Adat akan melaksanakan Musyawarah Agung dengan salah satunya akan kami agendakan Kesepakatan Dalam Memperkuat NKRI, Pancasila, UUD 1945 DAN Bhineka Tunggal Ika.

“Tiada jalan lain untuk mengatasinya kecuali Raja, Sultan, Datu Penglingsir dan Pemangku Adat dan Negara hadir menegakkan keadilan dan kebenaran. Jangan sampai negara abai,” ujar dia.(RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18