SATGAS NORMALISASI Sungai Langsung Eksekusi Pangkalan Ojek Lanal

- Penulis

Kamis, 4 Februari 2021 - 00:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SuarIndonesia – Baru sehari dibentuk, Satuan Tugas (Satgas) Normalisasi Sungai yang dibentuk oleh Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin langsung melakukan aksinya yang pertama.

Sasaran pertama, adalah pangkalan ojek yang berdiri di atas badan sungai A. Yani. Tepatnya di depan J. Pandu, Keluruhan Kebun Bunga, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Pembongkaran tersebut dilakukan oleh puluhan petugas gabungan dari Satpol PP, Dishub Kota Banjarmasin dibantu aparat TNI dan Polri usai melakukan rapat koordinasi di Aula Kayuh Baimbai, Gedung Balai Kota Banjarmasin, Rabu (03/02/2021) siang.

Pangkalan ojek yang sudah lama berdiri itu dinilai menjadi salah satu penyebab aliran sungai A Yani terhambat sehingga membuat kawasan sekitarnya banjir.

Ketua Tim Pelaksana Satgas Normalisasi Sungai, Doyo Pudjadi menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya melakukan pembongkaran di titik ini saja.

Pasalnya, pihaknya juga telah mengincar beberapa bangunan lain yang masih berdiri di atas aliran sungai.

 

 

 

“Lokasi bangunam lain yang menghambat sungai juga akan kita sasar. Titik sentralnya di Jalan A Yani dan Veteran,” ucapnya saat ditemui awak media di sela pemantauannya dalam proses pembongkaran bangunan pangkalan ojek, Rabu (03/02/2021) siang.

Pria dengan sapaan Doyo itu melanjutkan, sebenarnya pembongkaran bangunan yang menghambat aliran sungai telah dilakukan sejak terjadi banjir parah.

Seperti bangunan Pos Polisi di pertigaan Jalan Kuripan, kemudian juga belasan kios yang di area Pasar Kuripan yang berdiri dan menghambat saluran Sungai Veteran.

“Pembongkaran sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Yang sekarang secara formal setelah dibentuk Satgas,” tambahnya lagi.

Baca Juga :   BELASAN KLUB Berlaga di Turnamen Gubernur Cup Road to Pangdam Cup XXII/TB

Ia berharap, adanya dukungan dari masyarakat dalam upaya normalisasi sungai, agar musibah banjir tidak kembali terulang.

Mengingat terdapat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 2 Tahun 2007 yang melindungi keberadaan sungai.

 

 

Bahkan menurutnya hukuman bagi pelanggar Perda itu pun berat, yakni denda sebesar Rp50 juta dan kurungan penjara minimal 6 bulan.

“Kita sudah ada rencana rencana jangka pendek, menengah, dan panjang untuk normalisasi sungai. Tidak bisa dilakukan secara simsalabim,” pungkasnya.

Sebelumnya diketahui, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Windiasti Kartika mengatakan bahwa Surat Keputusan (SK) dari Satgas yang dibuat untuk memaksimalkan upaya normalisasi sungai sudah diteken oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina pada Selasa (02/02/2021) siang.

Satgas tersebut berisikan anggota Forum Komunikasi (Forkopimda) Kota Banjarmasin dan unsur masyarakat yang konsen dan peduli terhadap kelestarian sungai, dan wujud kepedulian Pemerintah Kota Banjarmasin terhadap musibah banjir dan air pasang yang tengah melanda.

“Kita sadar bahwa akan pentingnya koordinasi terkait agenda normalisasi sungai yang dilakukan. Sehingga dirasa perlu untuk membentuk yang namanya Satgas Normalisasi Sungai,” jelasnya singkat.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN Melanda Kawasan Permukiman di Pangeran Antasari
AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung
RIBUAN JEMAAH Padati Kubah pada Peringatan Haul ke-80 Habib Basirih
TENGGILING BESAR Ditemukan di Banjarmasin
TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B
KAPOLDA KALSEL Giat Salat Jumat Keliling dan Program Green Policing di Masjid
KOLEKSI BERSEJARAH Baju Pangeran Antasari Menarik Perhatian
MAHASISWA ULM Pelajari Kerja DPRD Kalsel Lewat Legislative Visit

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:43

DUKUNG Barito Putera, Bank Kalsel Bagikan 10 Tiket Nonton Gratis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:19

AJANG PEMANASAN, Fourfeo PWI-Adaro 2026 Jelang Porwanas Lampung

Jumat, 30 Oktober 2026 - 22:30

TEKUK PERSIS SOLO 2-1, Barito Putera Kudeta Puncak Klasemen Grup B

Kamis, 29 Oktober 2026 - 22:20

ALVIN TEDJO, Politikus Keturunan Indonesia Terpilih Jadi Wali Kota Mississauga Kanada

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:34

SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:19

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:07

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026/2027: Barito Putera Bungkam De Red FC 2-0

Berita Terbaru

Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat meninjau lokasi karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Minggu (1/11/2026). (Antara/M Imam Pramana)

Nasional

LEBIH DARI 100.000 Personel jadi Satgas Karhutla

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:56

Petugas Kemenhut pasang plang di sejumlah wilayah lahan bekas karhutla. (HO-Kemenhut)

Kalteng

KAWASAN BEKAS KARHUTLA Kalteng Dipasang Plang

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:32

Perampok menodongkan pistol dan menggasak 13 HP di Kobar tertangkap CCTV. (Foto: Istimewa)

Kalteng

TODONGKAN PISTOL! Perampok Sikat 13 HP

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:10