SADIS! Suami Penggal Kepala Istri, Kesal Lambat Bikin Teh

- Penulis

Jumat, 22 Desember 2023 - 23:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sundari (kiri) korban dari kekesalan suaminya Dharamveer (kanan) dan diduga memenggal kepala istrinya. [dailymail/@CEN]

Sundari (kiri) korban dari kekesalan suaminya Dharamveer (kanan) dan diduga memenggal kepala istrinya. [dailymail/@CEN]

SuarIndonesia — Polisi di India menangkap seorang pria yang diduga memenggal kepala istrinya dengan pedang. Peristiwa itu diduga terjadi setelah si pria kesal karena istrinya lambat saat membuat teh.

Dikutip detikNews dari The Straits Times, Jumat (22/12/2023), insiden mengerikan itu terjadi pada Selasa (19/12/2023) lalu di sebuah desa di negara bagian Uttar Pradesh, India utara. Polisi mengatakan pria tersebut, yang diidentifikasi hanya sebagai Dharamveer, telah meminta teh paginya dua kali ketika bangun.

Pria itu diduga kesal karena istrinya, Sundari, mengatakan hal itu membutuhkan 10 menit.

“Dia marah ketika istrinya mengatakan kepadanya bahwa perlu waktu 10 menit lagi untuk menyiapkan teh dan menendang peralatan (dapur),” kata inspektur polisi Vivek Yadav kepada Times of India.

Ketika pertengkaran terjadi, Dharamveer, yang merupakan seorang buruh harian, berlari untuk mengambil pedang dari bagian lain rumah. Pria itu kemudian memenggal kepala Sundari (50) saat dia masih membuatkan teh.

Keempat anak pasangan tersebut tersentak dari tidurnya dan berusaha menyelamatkan ibu mereka, namun Dharamveer (52) diduga juga mengayunkan pedang ke arah mereka. Anak-anak itu segera mundur ke kamar mereka.

Media NDTV melaporkan tetangga yang mendengar keributan itu bergegas ke rumah dan menemukan Sundari tewas bersimbah darah. Mereka segera menelepon polisi yang kemudian datang dan menemukan Dharamveer menangis di samping jenazah istrinya.

Baca Juga :   MASYARAKAT tidak Boleh Main Hakim Sendiri

Pria itu langsung ditangkap dan jenazah Sundari dikirim ke rumah sakit untuk visum. Asisten Komisaris Polisi, Gyan Prakash Rai, mengatakan serangan diarahkan ke leher bagian belakang korban.

“Dharamveer dan Sundari bertengkar soal membuat teh. Dia kemudian mengeluarkan senjata tajam dan menyerang lehernya dari belakang, yang menyebabkan kematiannya seketika.”

Putra pasangan tersebut, yang diidentifikasi hanya sebagai Tentara, mengatakan bahwa ayahnya meminum lima hingga enam cangkir teh setiap hari dan sering bertengkar dengan istrinya karena kebiasaannya.

“Jika ibu saya menolak membuatkan teh berkali-kali atau membutuhkan waktu lebih lama dari yang diharapkan, dia akan membentaknya,” katanya. Dia mengaku belum pernah melihat ayahnya memukul ibunya. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA
KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR
KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca