SAAT Gaza Membara Israel Ketar-ketir Lawan Musuh di Lebanon

- Penulis

Rabu, 15 November 2023 - 23:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASUKAN IDF(Pasukan Pertahanan Israel) dari Divisi 36 terlihat beroperasi di Jalur Gaza, dan disebut mulai kelabakan melawan kelompok milisi Hizbullah di perbatasan Lebanon di tengah agresi di Gaza. (Israel Defense Forces)

PASUKAN IDF(Pasukan Pertahanan Israel) dari Divisi 36 terlihat beroperasi di Jalur Gaza, dan disebut mulai kelabakan melawan kelompok milisi Hizbullah di perbatasan Lebanon di tengah agresi di Gaza. (Israel Defense Forces)

SuarIndonesia — Pasukan IDF (Pasukan Pertahanan Israel) Israel disebut mulai kelabakan melawan kelompok milisi Hizbullah di perbatasan Lebanon saat konflik di Jalur Gaza, Palestina, masih membara.

Surat kabar Maariv melaporkan pertempuran di perbatasan front utara ini semakin berkobar dan mengingatkan pada peristiwa 8 Juni 1967 alias “Perang Enam Hari”. Militer Tel Aviv disebut sedang menghadapi ancaman nyata dari kelompok milisi Hizbullah.

“Pada saat IDF (Pasukan Pertahanan Israel) sedang berfokus pada masalah Gaza, pembebasan korban penculikan, serta pemberantasan Hamas dan Jihad Islam, perbatasan utara menjadi masalah yang sangat mengkhawatirkan bagi puluhan ribu penduduk utara (Israel), yang menghadapi Hizbullah sebagai ancaman nyata,” tulis Maariv, seperti dikutip CNNIndonesia dari Al Mayadeen.

Surat kabar itu menambahkan Israel tidak akan mampu hidup di bawah ancaman musuh, terutama di bawah hujan roket, rudal, dan berbagai jenis drone yang dilancarkan oleh militer Perlawanan Lebanon.

Ketegangan situasi ini terjadi karena Hizbullah terus meluncurkan operasi mendukung perjuangan Gaza melawan agresi Israel.

Hizbullah juga bertempur dengan Israel sebagai respons atas serangan Negeri Zionis di desa-desa Lebanon selatan yang telah mengakibatkan sejumlah warga sipil tewas, termasuk tiga anak dan seorang jurnalis.

Menurut Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah, Israel saat ini semakin melemah di Lebanon selatan seiring dengan hilangnya berbagai front Tel Aviv imbas berfokus pada agresi di Gaza.

Nasrallah menegaskan tindakan brutal Negeri Zionis di Gaza telah “mengirim pesan” ke Lebanon dan membuktikan bahwa Israel telah membuat kesalahan serta tak belajar dari masa lalu.

Baca Juga :   RACE MotoGP Inggris 2026: Fernandez Juara Ungguli Martin dan Bezzecchi

“Itu (Israel) tidak akan mencapai tujuannya, pembantaian yang telah dilakukannya sepanjang sejarah, termasuk Deir Yassin menjadi bukti kegagalannya,” katanya, dalam pernyataan Sabtu (11/11/2023).

Nasrallah juga menyinggung bahwa Israel sudah mengakui ada peningkatan serangan yang signifikan dari Hizbullah Lebanon sehingga membuat Tel Aviv ketar-ketir.

“Meningkatnya tingkat kecemasan Israel menyebabkan tingkat ancaman terhadap Lebanon juga meningkat,” ucapnya.

Meski begitu, terlepas dari ancaman yang dihadapi Lebanon dan tentangan dari sejumlah pihak, menurut Nasrallah, “ada sikap umum di Lebanon tentang solidaritas dengan Gaza dan dukungan atau pemahaman untuk operasi Perlawanan (Lebanon).”

Konflik di Gaza yang pecah Sabtu (7/10/2023) lalu memang telah meluas ke berbagai wilayah, salah satunya Lebanon.

Milisi di Lebanon selatan, Hizbullah, ikut bertempur dengan militer Israel demi membantu Hamas melawan agresi Tel Aviv.

Setidaknya 70 anggota Hizbullah dan 10 warga sipil tewas dalam pertempuran dengan Israel. Di pihak Israel, 10 anggota militer Negeri Zionis juga dilaporkan tewas. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca