RKPD Banjarmasin 2019-2020 Rp1,9 Triliun

- Penulis

Rabu, 20 Maret 2019 - 12:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaridonesia – Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019-2020 yang dialokasikan anggaran sebesar Rp1,9 triliun masih diprioritaskan untuk penyelesaian pengoperasian pembangunan Rumah Sakit Sultan Suriansyah, perbaikan infrastruktur, serta pelayanan publik.\nProgram tersebut ditandatangani bersama dengan Walikota H Ibnu Sina, Unsur Pimpinan DPRD Kota Banjarmasin yang diwakili H Matnor Ali, Wakil Walikota H Hermansyah, Kepala Dinas PUPR Ir HM Arifin Noor, Sekdako Banjarmasin Drs H Hamli Kursani, Tokoh Masyarakat Faturahman, di Aula Kayuh Baimbai, Selasa (19/03/2019).\nIbnu juga mengakui selain infrastruktur pembangunan Jembatan Bromo, lanjutkan prioritas pembangunan drainase di perkotaan maupun perbaikan jalan lingkungan serta perbaikan lokasi pelayanan publik mulai dari kawasan RT, RW hingga ruang publik masih menjadi prioritas pembangunan, kata Walikota H Ibnu saat membuka Musrenbang.\nSedangkan Wawali H Hermansyah masih melakukan percepatan pembangunan sesuai visi misinya, untuk membangun Kota Banjarmasin yang layak huni dan semuanya akan nyaman. Namun semua tak bisa dilakukan tetapi akan melalui proses dan diharapkan sebelum akhir jabatannya akan bisa diwujudkan.\nDitambahkan Ibnu Sina, pesatnya pertumbuhan penduduk mempengaruhi terhadap rendahnya ekonomi dan ketersediaan tenaga kerja. Banyak lulusan sarjana yang sulit mendapatkan kerja karena ketatnya persaingan dunia kerja.\n\nSalah satu program pembangunan pemko Banjarmasin dalam musrenbang RKPD tahun 2019 -2020 yakni mengatasi kemiskinan dan membuka lapangan kerja seluas – luasnya.\n\”Target kita tahun 2091 -2020, bagaimana mengatasi kemiskinan dan membuka peluang usaha seluas – luasnya,\” ungkap Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina, di aula Kayuh Baimbai, Selasa (19/3).\nDiakuinya bahwa sebagai ibukota propinsi, angka pengangguran di Banjarmasin tinggi dibanding daerah lain.\nMenurutnya angka pengangguran tersebut bersifat dinamis karena tipikal kehidupan kota di mana orang dari berbagai penjuru datang ke pusat kota dengan tujuan mengadu nasib untuk mendapatkan pekerjaan atau penghidupan layak.\nMeski demikian bagi Pemko, pihaknya juga memiliki data base yang terus divalidasi terhadap jumlah penduduk miskin. \”Kami memiliki rujukan data terpadu tentang jumlah penduduk miskin kota, jumlah oenganggutan dan peluang kerjanya,\” ujarnya.\n\”Tak hanya itu, Pemko pun memiliki program untuk menekan dan mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Solusinya melalui dinas sosial untuk pengentasan kemiskinan, koperasi untuk bantu permodalan usaha dan ketenagakerjaan,\” ujarnya.\nBaginya, saat ini jangan lagi beranggapab bahwa lapangan kerja hanya pada saat penerimaan CPNS. Manfaatkan peluang kerja dari sektor lain seperti menciptakan industri kreatif.\n\”Apalagi kini pemko juga sudah ada wadah industri kreatif seperti Bekraf, Koperasi serta pemko pun sedang menggenjot pariwisata di mana banyak peluang usaha baru, \”demikian Ibnu Sina.(SU)Suaridonesia – Musrenbang Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2019-2020 yang dialokasikan anggaran sebesar Rp1,9 triliun masih diprioritaskan untuk penyelesaian pengoperasian pembangunan Rumah Sakit Sultan Suriansyah, perbaikan infrastruktur, serta pelayanan publik.

Program tersebut ditandatangani bersama dengan Walikota H Ibnu Sina, Unsur Pimpinan DPRD Kota Banjarmasin yang diwakili H Matnor Ali, Wakil Walikota H Hermansyah, Kepala Dinas PUPR Ir HM Arifin Noor, Sekdako Banjarmasin Drs H Hamli Kursani, Tokoh Masyarakat Faturahman, di Aula Kayuh Baimbai, Selasa (19/03/2019).

Baca Juga :   RAPAT Banggar DPRD Kalsel Dihentikan, Serapan Anggaran Rendah

Ibnu juga mengakui selain infrastruktur pembangunan Jembatan Bromo, lanjutkan prioritas pembangunan drainase di perkotaan maupun perbaikan jalan lingkungan serta perbaikan lokasi pelayanan publik mulai dari kawasan RT, RW hingga ruang publik masih menjadi prioritas pembangunan, kata Walikota H Ibnu saat membuka Musrenbang.

Sedangkan Wawali H Hermansyah masih melakukan percepatan pembangunan sesuai visi misinya, untuk membangun Kota Banjarmasin yang layak huni dan semuanya akan nyaman. Namun semua tak bisa dilakukan tetapi akan melalui proses dan diharapkan sebelum akhir jabatannya akan bisa diwujudkan.

Ditambahkan Ibnu Sina, pesatnya pertumbuhan penduduk mempengaruhi terhadap rendahnya ekonomi dan ketersediaan tenaga kerja. Banyak lulusan sarjana yang sulit mendapatkan kerja karena ketatnya persaingan dunia kerja.

Salah satu program pembangunan pemko Banjarmasin dalam musrenbang RKPD tahun 2019 -2020 yakni mengatasi kemiskinan dan membuka lapangan kerja seluas – luasnya.

“Target kita tahun 2091 -2020, bagaimana mengatasi kemiskinan dan membuka peluang usaha seluas – luasnya,” ungkap Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina, di aula Kayuh Baimbai, Selasa (19/3).

Diakuinya bahwa sebagai ibukota propinsi, angka pengangguran di Banjarmasin tinggi dibanding daerah lain.

Menurutnya angka pengangguran tersebut bersifat dinamis karena tipikal kehidupan kota di mana orang dari berbagai penjuru datang ke pusat kota dengan tujuan mengadu nasib untuk mendapatkan pekerjaan atau penghidupan layak.

Meski demikian bagi Pemko, pihaknya juga memiliki data base yang terus divalidasi terhadap jumlah penduduk miskin. “Kami memiliki rujukan data terpadu tentang jumlah penduduk miskin kota, jumlah oenganggutan dan peluang kerjanya,” ujarnya.

“Tak hanya itu, Pemko pun memiliki program untuk menekan dan mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. Solusinya melalui dinas sosial untuk pengentasan kemiskinan, koperasi untuk bantu permodalan usaha dan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Baginya, saat ini jangan lagi beranggapab bahwa lapangan kerja hanya pada saat penerimaan CPNS. Manfaatkan peluang kerja dari sektor lain seperti menciptakan industri kreatif.

“Apalagi kini pemko juga sudah ada wadah industri kreatif seperti Bekraf, Koperasi serta pemko pun sedang menggenjot pariwisata di mana banyak peluang usaha baru, “demikian Ibnu Sina.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis
UNGKAP BELASAN KASUS, Polda Kalsel Tetapkan 18 Tersangka BBM Subsidi hingga Jutaan Rokok Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca