RAKERNAS JKPI pada 2024 di Banjarmasin

- Penulis

Kamis, 24 Agustus 2023 - 20:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Jika tak ada aral, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Jaring Kota Pusaka Indonesia (JKPI) tahun 2024 nanti bakal dilaksanakan di Kota Banjarmasin.
Pemilihan kota berjuluk seribu sungai sebagai wadah pelaksanaan Rakernas tersebut bukan tanpa sebab.

Selain dikenal sebagai kota tua yang dalam beberapa tahun ke depan berusia 5 abad, di Bumi Kayuh Baimbai juga diyakini banyak warisan budaya baik bersifat benda maupun tak benda.

“Kita tunjukkan bahwa Kota Banjarmasin memiliki banyak warisan budayanya dan banyak juga warisan pusakanya,” ucap Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, saat kegiatan Rekernas JKPI di Kota Semarang, Jateng, pada Rabu (23/8/2023).

Masih menurut Ikhsan Budiman, terpilihnya Kota Banjarmasin sebagai tempat perhelatan JKPI merupakan sebuah keuntungan.

Sebab, bebernya, dengan dilaksanakannya Rakernas tersebut di Kota Banjarmasin, maka secara tidak langsung bisa menunjukan kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya masyarakat internasional bahwa, kota yang secara geografis berada 16 centi meter di bawah permukaan laut ini merupakan kota pusaka cikal bakal peradaban di Kalimantan.

Iksan Budiman yang kehadirannya dikegiatan tersebut mewakili Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina berharap, dengan digelarnya Rakernas JKPI tahun 2024 nanti.

Nantinya bisa mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, sehingga bisa membentuk dan memunculkan visi dan misi pembangunan Pemko Banjarmasin dengan tiga prioritas utamanya yakni pembenahan sungai-sungai.

Kemudian melahirkan wirausaha baru berbasis UMKM dan ekonomi kreatif untuk mengembalikan Banjarmasin sebagai Kota perdagangan dan jasa, dan pelayanan publik yang cepat, murah dengan program smart city.

“Diharapkan kegiatan bisa menjadi perhatian serius bagi masyarakat, sehingga pada akhirnya nanti akan memunculkan kembali Banjarmasin sebagai Kota Pusaka, sebagai pusat peradaban di wilayah Kalimantan, dan sebagai pusat jaringan kota perdagangan dan jasa, itu yang mungkin nantinya akan kita munculkan,” pungkasnya.

Baca Juga :   SATGAS DARAT Kunci Kendalikan Karhutla

Kegiatan Rakernas JKPI di Kota Semarang dipusatkan di di Grand Ballroom Bursomy, Kota Lama Semarang.

JKPI merupakan sebuah jaringan antar kota dan kabupaten se-Indonesia yang memiliki tujuan menjaga kelestarian Benda Cagar Budaya (BCB) peninggalan sejarah di Indonesia.

Organisasi ini didirikan pada tanggal 25 Oktober 2008 lalu, di kota Solo. Lahirnya JKPI terkait erat dengan penyelenggaraan Konferensi dan Pameran Organisasi Kota Pusaka Eropa-Asia yang pada saat itu diselenggarakan di Kota Surakarta.

Pendirian JKPI tertuang dalam Deklarasi Surakarta di bidang pusaka (warisan budaya) yang dilangsungkan di joglo belakang rumah dinas walikota Solo.
Para pendiri JKPI yakni 12 walikota (Solo, Sawahlunto, Banda Aceh, Ternate, Pangkal Pinang, Yogyakarta, Ambon, Salatiga, Bogor, Jakarta Utara, Bengkulu dan Baubau bersepakat mendeklarasikan organisasi ini.

Pada awal kelahirannya, JKPI hanya beranggotakan 12 kota se-Indonesia. Seiring perjalanan waktu dan diskusi resmi pada forum-forum prakongres, kongres, dan Rakernas akhirnya disepakati daerah yang berstatus kabupaten diperkenankan menjadi anggota JKPI sepanjang memenuhi kriteria dan berkomitmen dalam pelestarian pusaka (tangible and intangible heritage).

Rangkaian kegiatan JKPI yang saat itu diikuti 73 kabupaten dan kota se Indonesia adalah, penyerahan estafet tongkat kepemimpinan dari dari Wali Kota Palembang, H Harnojoyo kepada Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu sebagai Ketua Presidium JKPI yang baru. (*/SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18