Suarindonesia – Sampai sekarang ini serapan anggaran 2018 di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin hampir mencapai 70 persen dari anggaran Rp200 miliar.
“Anggaran Rp200 miliar itu alokasinya terbagi di beberapa bidang, yakni jalan dan jembatan, drainase, sungai dan lampu penerangan jalan,’’ kata Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Ir H Joko Pitoyo kepada wartawan, di Banjarmasin, belum lama ini.
Bahkan, Joko menjelaskan, rincian kerja pihaknya sepanjang 2018 itu didominasi proyeksi pengerjaan jalan dan jembatan. Proyek tersebut termasuk biaya perawatan atau hanya perbaikan rekontruksi saja.
“Dari serapan 70 persen itu, 50 persennya merupakan pengerjaan jalan dan jembatan. Sedangkan 20 persennya di bidang sungai,” katanya di Balaikota Banjarmasin.
Joko melanjutkan, capaian 50 persen dari bidang jalan itu, merupakan capaian bidang jalan yang telah dicapai 80 persen. Adapun sisanya itu seperti pembebasan lahan di Jalan Sulawesi yang hingga kini belum rampung atau masih dalam pelobian.
Sedangkan 20 persen dari Bidang Sungai, itu telah berhasil 100 persen dari bidang itu sendiri. “Bidang Sungai menyerap seluruh anggarannya atau sekitar 20 persen dari anggaran PUPR Kota Banjarmasin, sedangkan Bidang Jalan 80 persen,” katanya.
PUPR saat ini masih dalam tahap penyelesaian pembangunan dan renovasi Jembatan Banjar Indah. Joko menargetkan Desember mendatang proyek tersebut sudah rampung. Dan di awal tahun jembatan sudah bisa digunakan masyarakat.
Pengerjaan Jembatan Banjar Indah itu menelan anggaran APBD senilai Rp 8,4 Miliar. Jembatan ditarget selesai tahun ini dan memang semuanya masih belum pencairan, sehingga diharapkan jika cair akhir tahun ini, serapannya melebihi 90 persen lebih.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















