PROYEK TROTOAR di Banjarmasin Dirasa Sia sia, Telan Dana Miliaran

- Penulis

Minggu, 7 Desember 2025 - 16:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Meski berulang direnovasi, proyek Trotoar di Kota Banjarmasin, dirasa sia-sia,  padahal telan dana miliaran rupiah.

Masalahnya, proyek yang sebagian rampung dikerjakan, khususnya sepanjang Jalan Lambung Mangkurat, air tetap meluber seperti terpantau Sabtu (6/12/2025) malam, sekitar pukul 23.54 WITA.

Terutama dari depan lapangan tenis hingga depan Kantor Bank Mandiri.

Tak hanya kawasan Lambung Langkurat, tapi juga depan tugu sekitar rumah dinas  gubernur (Mahligai Pancasila) hingga sepanjang belakang kawasan Masjid Sabilal Muhtadin dan depan taman Kamboja, Jalan Anang Adenansi yang trotoarnya rata-tata telah direnovasi.

“Kalau melihat kondisi seperti ini, untuk apa renovasi dengan mengaluarkan biaya cukup besar sampai milaran.

Ya dirasa sia-sia saja,” ucap Dani, yang kebetulan terhenti sepeda motornya saat meliantas di kawasan Lambung Mangkurat.

Hal senada juga di keluhkan pedagang sekitar kawasan Kamboja, yang terpaksa kaki terendam air berjualan.  proyek-proyek, ini nasib aja lagi, ucap Kinah.

Air meluber ke jalan biasanya disebabkan oleh curah hujan atau sungai lagi tinggi yang melebihi kapasitas drainase. Bahkan, saluran air tersumbat oleh sampah atau material.

Sebelumnya, pada tahun 2024, Pemko Banjarmasin melakukan proyek rekontruksi besar pada tiga trotoar pada sejumlah ruas jalan di Banjarmasin.

Adapun biaya dan panjang pengerjaan tiga buah trotoar ini bervariasi. Untuk Jalan Lambung Mangkurat dikerjakan sepanjang 885 meter dengan anggaran Rp 5,8 miliar.

Sementara itu, di Jalan Pangeran Samudera sepanjang 1.334 meter dengan dana Rp 10,6 miliar, dan drainase di Jalan Hasanuddin HM sepanjang 111 meter dengan anggaran Rp 800 juta.

Tak berbeda di kawasan proyek peningkatan kapasitas Sungai Veteran,I yang didanai hibah World Bank melalui program National Urban Flood Resilience Project (NUFReP).Kondisi kawasan Veteran Banjarmasin

Proyek yang disebut merupakan upaya pengendalian banjir, khususnya untuk daerah Veteran dan sekitarnya, ternyata air juga meluber ke pinggir jalan, bahkan ada cukup dalam mengenangi sebagai jalanan.

Sebelumnya Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Hj Sarifah Saqinah menegaskan, pentingnya fungsi proyek drainase di Jalan Lambung Mangkurat, terutama menjelang puncak musim hujan di akhir tahun.

Ia berharap pembangunan drainase yang tengah dikerjakan di tengah kota benar-benar mampu menampung serta mengalirkan air hujan di kawasan jalan protokol tersebut.

Proyek dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dengan kontraktor pelaksana CV Karya Tunggal Cipta Konstruksi.

Lain tempat, proyek revitalisasi Sungai Veteran, juga terus disorot dan dikeluhkan. Bahkan pegiat sosial dan lingkungan, Anang Rosadi Adenansi, sebelumnya sampai melaporkan masalahnya Dit Reskrimsus Polda Kalsel, dan proses penyelidikan.

Baca Juga :   "CAMPUS IMMIGRATION POINT" Dikembangkan di Seluruh Kampus

Ia memberikan keterangan, apa diketahuinya terkait proyek bernilai hampir Rp 1 triliun dari dana pinjaman Bank Dunia itu.

Ia melaporkan atas dugaan adanya penyimpangan proyek. Selain Anang Rosadi, kasus ini juga mendapat sorotan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi).

Direktur Walhi Kalsel, Raden Rafiq SFW, menyesalkan proyek yang dilakukan dengan cara menguruk badan sungai.

Menurut Raden Rafiq, pengurukan badan sungai itu justru berpotensi meningkatkan limpasan air, alih-alih signifikan mengurangi risiko banjir.

Diketahui, Progres Peningkatan Kapasitas Sungai Veteran tahap I telah mencapai 25 persen. Saat ini pengerjaan telah mencakup pemancangan CCSP atau panel beton precast penahan air di tengah aliran badan Sungai Veteran sepanjang 300 meter.

“Kita juga sudah melakukan pemancangan Spun Pile untuk Rumah Pompa di Sungai Gardu dan Sungai Bilu,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Sungai dan Pantai, Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III, Anjas sebelumnya.

Diketahui, proyek tahap pertama ini menelan anggaran Rp 209 miliar dan ditarget selesai pada tahun 2026.

Anggaran pengerjaan proyek revitalisasi Sungai Veteran berasal dari program dana hibah World Bank atau National Urban Flood Resilience Project (NUFReP).

Pada tahap pertama ini proyek yang dikerjakan sepanjang 900 meter dari Jembatan Simpang Ulin sampai Taher Square.

Dalam prosesnya, sepanjang area sungai yang dikerjakan akan dilebarkan seluas 8 meter dan dikeruk sedalam 4 meter.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Kalimantan III, Ridwan Fauzi menerangkan, proyek ini merupakan upaya pengendalian banjir, khususnya untuk daerah Veteran dan sekitarnya.

Disisi lain, penyamarataan lebar Sungai Veteran menjadi 8 meter ini, berarti ada beberapa badan sungai yang mengalami penyempitan.

Ridwan, sebut ketika proyek ini telah rampung sepenuhnya, volume debit banjir yang dapat ditampung di Sungai Veteran akan bisa lebih meningkat.

Proyek saluran saat kondisi sungai normal

Berdasarkan perhitungan pihaknya, pada kondisi sekarang, eksisting Sungai Veteran hanya memiliki volume debit banjir 3,5 meter kubik/detik.

“Tapi ketika sudah kita kerjakan dengan desain yang telah direncanakan itu, maka volume debit banjir akan meningkat menjadi 35 meter kubik/detik,” ujarnya. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis
BIAYA HAJI 2026 Turun Rp2 Juta
KEPALA BNN Usulkan Vape Pelarangan dalam RUU Narkotika dan Psikotropika
RUPIAH MELEMAH Seiring Eskalasi Konflik AS vs Iran Menguat
BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim
OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN
KO ANDRE ‘The Doctor” Ditangkap Bareskrim
PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 23:09

KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Rabu, 8 April 2026 - 22:47

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Rabu, 8 April 2026 - 00:22

EKS KEKASIH Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM, Berucap : “Saya Sedih, Kecewa dan Benci”

Selasa, 7 April 2026 - 23:29

DPRD KALSEL Ajukan 1.774 Usulan Pokir untuk RKPD 2027

Selasa, 7 April 2026 - 21:50

SENPI-AMUNISI di Polresta Banjarmasin Diperiksa Propam Polda Kalsel

Selasa, 7 April 2026 - 19:04

BELASAN TERSANGKA PENGEDAR Diamankan Polresta Banjarmasin dengan Sabu 2,2 Kg

Selasa, 7 April 2026 - 18:35

DIBONGKAR JARINGAN NARKOTIKA Jalur Perairan Banjarmasin, Sita 2 Kg Sabu dan Ribuan Ekstasi

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi pesut. (Dok Yayasan Konservasi RASI)

Kaltara

POPULASI PESUT di Bulungan tak Sampai 100 Ekor

Rabu, 8 Apr 2026 - 23:38

Kalsel

KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel

Rabu, 8 Apr 2026 - 22:47

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca