PROF MUJIBURRAHMAN: Moderasi Beragama Cegah Paham Radikalisme

- Penulis

Selasa, 11 Oktober 2022 - 01:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin Prof Dr Mujiburrahman mengatakan, moderasi beragama mencegah paham radikalisme dan terorisme.

Hal ini disampaikannya di hadapan pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Kalimantan Selatan saat audensi di Aula Zafry Zamzam Gedung Rektorat UIN Antasari, Senin (10/10/2022).

Menurut Prof Mujib, penguatan pendidikan agama di UIN ini merupakan Tridarma Perguruan Tinggi berupa pendidikan, penelitian dan pengabdian sebagai strategi dan materi dakwah dalam mencegah paham intoleransi dan radikalisme.

Diharapkan melalui pendidikan dan pelatihan, pengkajian, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan kelembagaan ini sebagai implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, termasuk juga pemanfaatan sumber daya manusia dan pemanfaatan sarana serta prasarana.

PROF MUJIBURRAHMAN Moderasi Beragama Cegah Paham Radikalisme (2)

Sementara itu, Ketua FKPT Kalsel, Aliansyah Mahadi menyebutkan pencegahan terorisme ini harus didukung semua pihak, termasuk Perguruan Tinggi (PT) dalam hal ini UIN Antasari Banjarmasin.

Kemudian, paparnya perlu pelibatan lembaga keagamaan, seperti MUI, Kementerian Agama dan lembaga kemasyarakatan.
Menurutnya apa yang disampaikan Prof Mujib soal moderasi beragama memang benar.

Baca Juga :   MEMENUHI Tenaga Profesional Berbagai Bidang, Dibuka Rekrutmen Bakomsus Polri TA.2025

Menurutnya moderasi beragama adalah cara untuk beribadah dan menjalankan segala aturan agama dengan moderat. Dalam artian, tidak ekstrim kanan maupun ekstrim kiri. Beragama dengan moderat bukan berarti ibadahnya biasa-biasa saja. Namun lebih ke pemahaman bahwa menjalin hubungan baik dengan manusia juga ibadah.

Dalam kesempatan itu, Didit nama panggilan Ketua FKPT Kalsel ini menyampaikan MoU atau kerjasama sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme. “MoU ini akan ditindaklanjuti apa saja yg dikerjasamakan,” ujar Didit.

Hadir dalam kegiatan itu Sekretaris FKPT Kalsel, Masrani, Kabid Media, Zainal Helmie, Kabid Pemida, Hafiz Ridha, Kabid Perempuan dan Anak Dr Nida dan satgas.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca