PRIA dengan Gangguan Psikologis Diserang OTK

- Penulis

Minggu, 14 September 2025 - 21:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penganiayaan/Foto: (dok detikcom)

Ilustrasi penganiayaan/Foto: (dok detikcom)

SuarIndonesia — Warga Kelurahan Selumit, Tarakan Tengah yang menderita gangguan psikologis, menjadi korban penganiayaan hingga mengalami luka senjata tajam.

Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (13/9/2025). Menurut perwakilan keluarga korban, Denny Labi, korban langsung pulang ke rumah usai kejadian. Lalu pihak keluarga yang melihat kondisi korban segera melarikannya ke Rumah Sakit Umum (RSU) Carsa, Tarakan Tengah.

“Lukanya besar,” kata Denny, Minggu (14/9/2025), dilansir detikKalimantan.

Korban mengalami gangguan psikologis sejak ditinggal meninggal oleh istrinya. Meski demikian, ia tidak pernah mengganggu orang lain dan lebih sering menghabiskan waktu dengan berjalan-jalan sendirian.

“Korban mengalami gangguan psikologis. Kalau ngobrol nyambung, cuman sering jalan-jalan. Mungkin pascaistrinya meninggal, arah hidupnya sudah tidak beraturan,” jelas Denny saat dihubungi melalui panggilan telepon.

Denny menjelaskan korban sulit dimintai keterangan karena baru saja selesai menjalani operasi. Pihak keluarga langsung melapor ke polisi pada Sabtu sekitar pukul 18.30 Wita.

Berdasarkan informasi yang berkembang di masyarakat, lokasi penganiayaan itu diduga terjadi di area Jembatan Besi, Kelurahan Lingkas Ujung, Tarakan Timur. Korban disebut sedang berada di sebuah warung untuk belanja ketika tiba-tiba dianiaya.

“Saya tidak tau detail korban membeli apa, namun saat di area warung ka langsung ditebas orang tidak dikenal,” tuturnya.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Pihak keluarga berharap kasus tersebut dapat segera terungkap dan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal. Mereka juga menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.

“Untuk kejadian ini, kami serahkan dan percayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” terangnya.

Kasat Reskrim Polres Tarakan Iptu Ridho Pandu Abdillah membenarkan kejadian itu dan laporannya telah diterima. Polisi saat ini sedang melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap pelaku dan motif di balik penganiayaan ini.

“Kejadiannya kemarin yaitu diduga peristiwa penganiayaan. Kami sudah menerima laporannya pada Sabtu sekitar jam 18.00 Wita,” ungkapnya.

AKP Ridho menyatakan timnya sedang melakukan penyelidikan. Hingga saat ini, polisi belum bisa memastikan motif di balik peristiwa tersebut, termasuk dugaan adanya dendam.

“Terkait gangguan psikologis, kami belum bisa pastikan, karena belum ada hasil pemeriksaan dari psikiater,” pungkasnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda
26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026
243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA
KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR
KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca