POLDA Kalteng Selidiki Kasus 4 Warga Kotim Alami Luka Tembak

- Penulis

Selasa, 23 Desember 2025 - 22:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kombes Erlan Munaji, Kabid Humas Polda Kalteng. (Foto: Istimewa)

Kombes Erlan Munaji, Kabid Humas Polda Kalteng. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) sedang melakukan penyelidikan tentang peristiwa 4 warga Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kotawaringin Timur (Kotim) yang diduga mengalami luka-luka. Mereka diduga ditembak di areal persawitan pada Senin (22/12).

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Erlan Munaji menerangkan pihaknya sedang melakukan penggalian informasi. Menurutnya, didapat informasi awal bahwa empat warga di Desa Kenyala diduga melakukan pencurian buah sawit (TBS).

“Jadi kami sampaikan pada hari kemarin tanggal 22 Desember kita mendapat informasi adanya korban yang terluka di rumah sakit di Kotawaringin Timur,” ujarnya kepada awak media, Selasa (23/12/2025).

“Setelah kami lakukan penggalian informasi awal pada hari kemarin, petugas yang melakukan pengamanan gabungan di PT KKP 3 di wilayah Kotawaringin Timur itu didapatkan informasi bahwa ada beberapa masyarakat yang mencoba untuk melakukan dan telah melakukan pencurian TBS,” imbuhnya.

Erlan melanjutkan, tim gabungan mendatangi keempat warga tersebut dan melakukan imbauan agar tidak mencuri buah sawit. Namun warga melakukan perlawanan secara aktif kepada petugas keamanan gabungan.

“Kemudian tim gabungan pada saat itu pukul 15.30 WIB mendatangi TKP dan mencoba untuk secara persuasif menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak melakukan pencurian. Setelah dihimbau, ternyata informasi yang kami dapat mereka melakukan perlawanan aktip kepada petugas keamanan,” kata Erlan mengutip detikKalimantan, Selasa (22/12/2025).

Dalam situasi tersebut, tim gabungan memprediksi peristiwa itu akan membahayakan personel gabungan. Tim kemudian melakukan tembakan peringatan ke atas.

“Kemudian informasi yang kami dapat di lapangan bahwa sepertinya akan membahayakan kepada personil pengamanan gabungan tersebut. Tim gabungan pun melakukan tembakan peringatan ke atas, kemudian melakukan tim melakukan tindakan terukur dan tegas di lapangan,” jelas Erlan.

Baca Juga :   121 HAKIM Direkomendasikan Dijatuhi Sanksi pada Semester I 2026

Usai peristiwa tersebut, muncul informasi bahwa keempat warga mengalami semacam luka tembak. Erlan menjelaskan pihaknya akan memastikan apakah luka tersebut akibat dari tembakan peringatan ke atas ataupun luka akibat hal lainnya.

“Kemudian ada informasi bahwa ada yang terluka. Nah saat ini tim dari Polda dan Polres sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. Apakah betul itu akibat dari tembakan peringatan yang disampaikan oleh aparat di lapangan atau ada hal lain. Intinya ini menjadi PR dan tugas kita khususnya dari Polda Kalteng dan Polres Kotim untuk menindak lanjutinya,” tegasnya.

“Informasi dari rumah sakit ada 4 orang, nanti kita pastikan, kita cek hasil dari visumnya,” imbuhnya.

Erlan juga menghimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang beredar baik di masyarakat langsung maupun di media sosial. Polda Kalteng sedang melakukan penyelidikan gabungan bersama Bidpropram dan Polres terkait.

“Kami sampaikan kepada masyarakat, jangan mudah terprovokasi dengan informasi ataupun hal-hal yang ada di media sosial, dan sebagainya,” harap Erlan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KAPOLRI Terpukau dengar Dongeng si Bocah asal Kalsel, Polda Juga Raih Penghargaan Juara II Nasional Lomba SPPG
TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin
DUKUNGAN Udara dalam Penanganan Karhutla
TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng
GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan
KASUS TPPU Febrie Adriansyah: Empat Saksi Diperiksa Kejagung
DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api
LANGKAH AWAL Jabat Kapolsek Banjarmasin Tengah, AKP Bimasa Zabua Petakan Titik Rawan

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32

TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:52

GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:41

DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:38

KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:39

KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:01

BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08

SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:42

KEMARAU, Petani Padi Teluk Sampit Terancam Gagal Panen

Berita Terbaru

Hukum

TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin

Kamis, 13 Agu 2026 - 00:01

Informasi sebaran titik panas (hotspot) di Kaltim yang dirilis BMKG Balikpapan. (Foto: HO-BMKG Balikpapan)

Kaltim

WASPADA! BMKG Balikpapan: Ada 4.318 Hotspot

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:04

Petugas Brigdal Karhutla Dishut Kaltara bekerja sama dengan berbagai instansi terkait lainnya memadamkan karhutla di wilayah Kaltara. (Foto: HO-Dishut Kaltara)

Kaltara

LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca