POLDA KALSEL Gandeng Pemuda Cegah Perkembangan Paham Intoleran dan Radikal

- Penulis

Selasa, 9 Agustus 2022 - 01:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Guna menangkal paham radikalisme dan terorisme, Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), melakukan kegiatan dialog kebangsaan, bersama perwakilan mahasiswa dan para pemuda se-Kota Banjarbaru, di Aula Gawi Sabarataan, Balai Kota Pemerintah Kota Banjarbaru.

Menggandeng Kementerian Agama Provinsi dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalsel, pertemuan ini kembali membahas kiat penanganan paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme, yang dinilai mulai terdeteksi, seperti hadirnya organisasi keagamaan Khilafatul Muslimin, yang saat ini tersebar di tiga Kabupaten, yakni Tapin, Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Mengangkat tema pencegahan intoleransi, radikalisme dan terorisme Bingkai Kebhinekaan untuk mewujudkan Stabilitas Kamtibmas.

Direktur Intelkam Polda Kalsel melalui Kasubdit Kamneg Kompol Paryoto S.Sos yang langsung hadir dalam kegiatan tersebut berharap para pemuda dan mahasiswa, dapat menangkal penyebaran paham menyimpang tersebut di lingkungan kampus.

“Harapannya kegiatan ini dapat membangkitkan semangat mahasiswa bersama pemerintah dalam mencegah penyebaran paham yang bertentangan dengan empat pilar kebangsaan,” usai kegiatan, Sabtu (06/08/2022).

POLDA KALSEL Gandeng Pemuda Cegah Perkembangan Paham Intoleran dan Radikal (2)Ia menjelaskan, salah satu sikap yang kini berkembang yakni cara pandang terhadap agama Islam, itu menyebabkan sikap-sikap eksklusif dan perilaku-perilaku destruktif serta melahirkan adanya klaim kebenaran (truth claim) yang eksklusif.

Baca Juga :   MEMENUHI Tenaga Profesional Berbagai Bidang, Dibuka Rekrutmen Bakomsus Polri TA.2025

“Sehingga selalu ada pembenaran dari apa yang mereka lakukan, baik bersifat pragmatis, ideologis, atau keagamaan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Pendidikan, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalsel Muhammad Hafizh Ridha menegaskan, agar kiranya paham seperti tersebut bisa dicegah sebarannya.

Tujuannya tidak lain agar tidak menimbulkan perpecahan dan perbedaan pendapat di kalangan masyarakat.

“Sasaran strategis pelaku teror saat ini diantaranya adalah menimbulkan pertentangan dan radikalisme di tengah-tengah masyarakat,” ucap Hafizh.

Sementara, Kepala Bidang Pendidikan Agama Islam Kanwil Kemenag Kalsel, H Ahmad Sawiti, menyampaikan pentingnya menggaungkan moderasi beragama.

Bukan tanpa alasan, menurutnya, moderasi beragama adalah cara pandang seseorang dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri, Ekstremisme, radikalisme, ujaran kebencian (hate speech).

“Hal itu dilakukan agar retaknya hubungan antarumat beragama, merupakan problem yang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini bisa dihindari,” pungkasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBIJAKAN WFH tak Berlaku di Pemprov Kalsel, Begini Pertimbangannya
BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim
PERKUAT PENGAMANAN Jelang Laga Barito Putra Vs PSS Sleman Lewat FGD Bersama Suporter
KO ANDRE ‘The Doctor” Ditangkap Bareskrim
MELEDAK Jaringan Listirk di Jalan Kuripan Banjarmasin
PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru
TIKET PESAWAT Mendadak Kosong, Sejumlah Warga Kalsel Tertahan di Luar Daerah
JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 00:22

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Senin, 6 April 2026 - 21:01

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 April 2026 - 20:25

PEMERINTAH tak Akan Naikkan Harga BBM Subsidi Sepanjang Tahun 2026

Senin, 6 April 2026 - 18:10

PELESTARIAN BUDAYA BANJAR Terus Tumbuh Melalui UMKM dari Tangan-tangan Anggota Persit KCK XXVII Kotabaru

Minggu, 5 April 2026 - 22:10

JK BANTAH TUDINGAN Danai Pihak-pihak Persoalkan Ijazah Jokowi

Minggu, 5 April 2026 - 22:02

MENTAN AMRAN: Stok Beras RI Stabil 4,5 Juta Ton

Sabtu, 4 April 2026 - 21:53

BURONAN RESIDIVIS Pembunuh di Surgi Mufti Banjarmasin Diringkus di Kalteng

Jumat, 3 April 2026 - 23:07

WALI KOTA BANJARBARU Sertakan Rombongan Lurah dan Camat ke Kementerian LH RI

Berita Terbaru

Buron pemasok sabu-sabu Andre Fernando alias Charlie alias

Hukum

BURON NARKOBA “The Doctor” Diperiksa Bareskrim

Selasa, 7 Apr 2026 - 00:22

Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) saat diwawancarai di Samarinda, Senin (6/4/2026). (Antara/A Rifandi)

Kaltim

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 6 Apr 2026 - 21:01

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca