PKD KALTIM 2025: Museum Mulawarman Ajak Jelajahi Tradisi Pertanian dan Seni Dayak

- Penulis

Jumat, 20 Juni 2025 - 23:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pada Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kaltim 2025, Museum Mulawarman mengangkat konsep menyelami tradisi pertanian dan seni Suku Dayak. (Foto: ANTARA/A Rifandi)

Pada Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kaltim 2025, Museum Mulawarman mengangkat konsep menyelami tradisi pertanian dan seni Suku Dayak. (Foto: ANTARA/A Rifandi)

SuarIndonesia — Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum Negeri Mulawarman, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Timur menjadi salah satu magnet dalam gelaran Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kalimantan Timur 2025, mengajak pengunjung menyelami tradisi pertanian dan seni Suku Dayak.

Edukator dari Museum Mulawarman, Arya Nugraha di Samarinda, Jumat (20/6/2025), menyampaikan pergelaran yang mengangkat tema “Menjaga Warisan Budaya Kaltim untuk Pilar Kebudayaan” menjelaskan peran penting museum dalam acara yang berlangsung 19 hingga 22 Juni ini.

“Kami fokus pada pertanian tradisional masyarakat Suku Dayak. Ada alat-alat pertanian zaman dulu, alat musik tradisional Jatung Utang, dan bahkan representasi tarian Hudog yang ikonik,” paparnya.

Salah satu daya tarik utama stan Museum Mulawarman adalah koleksi Mandau, senjata tradisional suku Dayak yang ditampilkan sebagai karya khas. Total ada sekitar 10 benda koleksi yang dipamerkan, kebanyakan diperoleh sekitar tahun 2015-2016.

Arya menekankan bahwa koleksi ini bukan sekadar artefak sejarah, melainkan berfungsi sebagai media edukasi.

“Tujuannya adalah menginformasikan kepada masyarakat yang datang, baik ke museum maupun pameran ini, tentang bagaimana kegiatan pertanian dilakukan oleh masyarakat Dayak sejak dahulu kala,” tutur Arya dilansir dari AntaraNewsKaltim.

Hal itu menunjukkan komitmen museum untuk memberikan wawasan yang mendalam kepada publik.

PKD Kaltim 2025 merupakan agenda rutin tahunan yang melibatkan sepuluh kabupaten dan kota se-Kalimantan Timur. Selain pameran dari museum dan daerah, acara ini juga diramaikan dengan perlombaan permainan rakyat dan partisipasi sekolah-sekolah di Samarinda.

Baca Juga :   GEISZ CHALIFAH Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Mantan Bupati Kukar

Antusiasme warga terlihat jelas pada malam pembukaan, di mana area parkir penuh sesak oleh pengunjung yang ingin menyaksikan kemeriahan acara.

Panitia menargetkan antara 2.000 hingga 5.000 pengunjung selama empat hari penyelenggaraan PKD ini. Seluruh kegiatan terbuka untuk umum dan gratis, tanpa dipungut biaya masuk. Hal ini diharapkan mampu menarik lebih banyak masyarakat untuk hadir dan belajar tentang kebudayaan lokal.

Arya berharap partisipasi Museum Mulawarman dan seluruh rangkaian PKD dapat terus berlangsung dan semakin dikenal luas.

“Kami mengundang seluruh warga Kalimantan Timur, khususnya di Samarinda dan sekitarnya, untuk hadir dan meramaikan Pekan Kebudayaan Daerah 2025 ini,” ungkapnya, menekankan pentingnya pelestarian budaya bersama. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS
ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen
23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:35

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:12

GEGER TONGKAT BELATI di Kantor DPRD Kalsel, Seorang Pria Diperiksa Polisi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:00

UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:24

PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:54

MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:02

DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)(tengah) memberikan keterangan seusai memimpin rapat koordinasi terbatas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jakarta, Rabu (14/10/2026). (Foto: Antara/Aria Ananda)

Bisnis

MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:01

Tahanan KPK dalam kasus operasi tangkap tangan di lingkungan BNPB keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Headline

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka

Rabu, 14 Okt 2026 - 19:35

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca