TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

- Penulis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Foto: HO-Antara Kalbar)

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. (Foto: HO-Antara Kalbar)

SuarIndonesia — Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI mendalami temuan awal dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat terhadap pemenuhan hak asasi manusia serta akan meminta keterangan kementerian terkait untuk menelusuri tanggung jawab penanganan dan pencegahan kebakaran.

“Kami ingin melihat bagaimana tanggung jawab negara dalam konteks pemenuhan hak asasi manusia terkait dengan karhutla ini, terutama tata kelola penanganan dan pencegahannya,” kata Ketua Komnas HAM RI Anis Hidayah usai melakukan pertemuan dengan unsur SKPD di Kalbar, Rabu (14/10/2026).

Dia mengatakan pihaknya telah mengumpulkan informasi dari sejumlah pihak, termasuk organisasi masyarakat sipil, kepolisian, dan hasil peninjauan lapangan di wilayah gambut.

Anis menjelaskan, karhutla di Kalimantan Barat merupakan peristiwa berulang. Berdasarkan informasi awal yang dihimpun selama pemantauan, kebakaran tahun ini berlangsung cukup lama dibandingkan sejumlah kejadian pada tahun-tahun sebelumnya.

Komnas HAM juga mendalami dampak kebakaran terhadap masyarakat, mulai dari kesehatan, ketersediaan pangan, hingga akses air bersih. Kelompok rentan, termasuk perempuan dan lanjut usia, turut menjadi perhatian dalam pemantauan tersebut.

“Dampak kesehatan, ketersediaan bahan pangan, dan terutama air bersih menjadi isu utama dalam peristiwa yang terjadi selama beberapa bulan terakhir ini,” ujar Anis dilansir dari Antara.

Selain mengidentifikasi dampak terhadap masyarakat, Komnas HAM mendalami aspek penegakan hukum lingkungan.

Anis mengatakan pihaknya telah meminta dan akan menggali informasi dari kementerian terkait di Jakarta untuk mengetahui penanganan karhutla, tanggung jawab instansi terkait, serta langkah pencegahan di kawasan yang memiliki risiko kebakaran.

Baca Juga :   KARHUTLA KOBAR: 6 Petugas Tumbang hingga Masuk RS

Menurut dia, pendalaman tersebut diperlukan untuk menilai sejauh mana negara menjalankan tanggung jawabnya dalam melindungi dan memenuhi hak masyarakat yang terdampak karhutla.

Meski demikian, Anis menegaskan temuan yang diperoleh sejauh ini masih bersifat awal. Komnas HAM perlu mengumpulkan dan menganalisis informasi secara lebih komprehensif sebelum menyimpulkan ada atau tidaknya pelanggaran HAM akibat karhutla.

“Kami masih harus mengumpulkan sejumlah informasi yang lebih komprehensif. Perlu kami analisis terlebih dahulu, baru kami bisa menyimpulkan pelanggaran HAM apa saja yang terjadi atas peristiwa karhutla ini,” katanya.

“Pemantauan Komnas HAM tidak hanya dilakukan di Kalimantan Barat, tetapi juga di wilayah Kalimantan lainnya, termasuk Kalimantan Tengah. Pihaknya juga berencana menggali informasi dari instansi terkait, termasuk BMKG, untuk melengkapi penilaian mengenai upaya pencegahan dan penanganan karhutla serta pemenuhan hak masyarakat terdampak,” kata dia. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

OTT BNPB: KPK Tahan Lima Tersangka
KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya
DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB
JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin
DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional
BUKA FAKTA, Kuasa Hukum Sebut MH tak Tahu Ada Investor Lain Kasus Dugaan Penipuan Investasi
PERSONEL Pemadam Karhutla Dirotasi untuk Cegah Kelelahan
JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:10

TEMUAN KARHUTLA KALBAR: Komnas HAM Panggil Kementerian Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:35

KASUS BERDARAH Tewaskan Seorang Nelayan di Tembus Mantuil Terungkap, Tiga Pelaku Diringkus dan Ini Motifnya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 14:00

UNGKAP PENELANTARAN BAYI, Ayah dan Ibu Kandung Berstatus Pacaran Diamankan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:24

PRESTASI GEMILANG Diraih Putri Nida Ulhusna, Atlet Multi Talenta Memborong 12 Medali Kejurprov Renang Kalsel 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:54

MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:02

DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42

DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional

Berita Terbaru

Sisa lahan yang ludes terbakar karhutla di Kalsel. (Foto: detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:40

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas)(tengah) memberikan keterangan seusai memimpin rapat koordinasi terbatas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jakarta, Rabu (14/10/2026). (Foto: Antara/Aria Ananda)

Bisnis

MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca