PENYALAHGUNAAN Solar Bersubsidi dan Trend Rata-rata Lakalantas Naik di 13 Polres Jadi Perhatian Kapolda Kalsel

- Penulis

Senin, 30 Desember 2019 - 23:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kapolda Kalsel, Irjen Polisi Yazid Fanani terus menaruh perhatian serius meyangkut penyalahgunaan Solar Bersubsidi dan trend rata-rata Lakalantas naik di 13 Polres.

“Ini menjadi perhatian khusus pada 2019, dan pula antrian panjang di sejumlah SPBU, terutama solar subsidi rakyat yang beperan penting dalam menggerakan roda perekonomian.

Rekan-rekan media, dapat mengawasi dan memberi informasi kepada kami jika mengetahui ada penyalahgunaan solar bersubsidi. Kita ingin semuanya dapat diminimalisir,” katanya.

Sisi lain kasus narkoba juga menjadi sorotan kapolda. Persentasinya yang cukup tinggi, lebih dari 60 persen dibanding jumlah tindak pidana lainnya yang hanya 40 pesen.

Hal tersebut disampaikan kapolda, yang didampingi Wakapolda Kalsel, Brigjen Pol Aneka Pristaffudin dan Irwasda, Kombes Pol Djoko Poerbo Hadijojo, saat menggelar Press Conference Akhir Tahun 2019 di ruang Rupatama Mapolda Kalsel, Senin (30/12).

Menurutnya, narkoba ini tak mungkin hanya pihak kepolisian yang menanganinya, tapi perlu perhatian semua pihak dan tanggungjawab bersama untuk menanggulanginya.

“Trend peningkatannya sangat tinggi. Yang melaporkan kasusnya pun sangat jarang. karena apa?.

Karena, pelakunya sekaligus sebagai korbannya. Ia akan merusak generasi penerus kita,” tegasnya, kepada awak media cetak, elektronik dan online.

Perbandingan Operasi Antik Intan 2019 pun mengalami kenaikan. Dimana, perolehan barang bukti narkoba naik, baik jumlah shabu maupun ekstasi, termasuk kenaikan jumlah TO dan Non TO, jika dibandingkan tahun 2018.

Baca Juga :   TERCATAT 29 Titik di Kawasan Handil Bakti, Kabel Fiber Optik Semrawut

Press Conference diawali dengan pemutaran kaliedoskop kegiatan Polda Kalsel selama tahun 2019.

Kemudian, dilanjutkan paparan Kapolda terkait perbandingan kamtibnas, lakalantas, kasus kejahatan tindak pidana umum, kasus tindak pidana khusus, dan kasus lainnya pada tahun 2018/2019, sekaligus persentasi penyelesaian kasusnya.

Diantaranya, dipaparkan jumlah lakalantas, yang trendnya rata-rata naik di 13 Polres yang ada di Kalsel.

“Pada tahun 2018, ada 485 jumlah laka sedangkan tahun 2019 meningkat menjadi 784, meliputi korban meninggal dunia, luka berat, luka ringan dan kerugian material, yang semuanya meningkat.

Dengan persentasi itu, jumlah lakalantas naik 62 persen,” beber Kapolda.

Dijelaskan pula, untuk penanganan jumlah kasus kejahatan tindak pidana umum, mengalami persentasi kenaikan.

Pada tahun 2018, dari 3550 kasus yang dilaporkan, ada 2905 kasus yang selesai, dengan persentasi 81,35 persen.

Sedangkan pada tahun 2019, ada 3096 kasus lapor dan 2541 kasus selesai, dengan persentasi 82,07 persen.

Dengan demikian, pada tahun 2019 total pesentasinya naik 0,72 peren dibanding 2018.

Sedangkan, trend untuk tindak pidana khusus di wilayah Polda Kalsel tahun 2019, naik 98 kasus (30,5 persen).

Dimana, pada tahun 2019 terjadi 419 kasus, dibandingkan tahun 2018 dengan 321 kasus. (FI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca