PENGUSUTAN Dugaan Investasi Bodong, Belasan Orang Diperiksa Penyidik Polda Kalsel

- Penulis

Rabu, 13 Maret 2024 - 22:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pengusutan dugaan investasi bodong yang dilakukan F, disebut oknum Bhayangkari, hingga Rabu (13/3/2024) ada belasan orang sebagai saksi korban diperiksa penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dit Reskrimum) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel).

Diketahui, investasi bodong dengan kedok bisnis tambang batubara dan Bahan Bakar MInyak jenis solar dan mengaku menjadi korban terus bertambah.

Mencuatnya, setelah puluhan orang menggeruduk kediaman F di Kota Banjarbaru. Bahkan jumlahnya sangat banyak, mungkin diperkirakan mencapai ratusan orang.

“Kami masih periksa saksi korban,” ujar Direktur Ditreskrimum Polda Kalsel, Erick Frendriz SIK MH, ditanya wartawan.

Ia jelaskan, bahwa yang melapor saat ini jumlahnya sudah belasan orang. Sebelumnya dari keterangan, korban berinisial M dan Kn.

Mereka melaporkan oknum Bhayangkari berinisial F, diduga sebagai orang yang menjalankan bisnis itu.

“Kita diarahkan anggota untuk melengkapi berkas seperti rekening koran dan sebagainya, dan kalau ada korban lain yang melapor,” ujar Kn.

Ia jelaskan ikut menjadi korban karena bersama seorang rekannya menginveskan dana sebesar Rp175 juta kepada F, dimana dana tersebut disetorkan secara bertahap dan dimulai dari sekian puluh juta awalnya.

“Terakhir menyetorkan dana pada pertengahan Februari 2024 sekitar Rp 80 juta. Dan uang fee di Februari tidak ada cair. Kami mau tarik modal, dan F tidak merespon,” ucapnya seraya menambahkan kalau F menghilang.

Kejadian resahkan warga Kota Banjarbaru, hingga mereka sebelumnya beraksi sampai mendatangi rumah yang selama ini menjajikan keuntungan pada, di Jalan Rahayu, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara pada Sabtu (9/3/2024).

Baca Juga :   DILAPORKAN ke Bawaslu, Aulia Oktaviandi Dugaan Manfaatkan Program Pemerintah Daerah

Selain warga di Kota Banjarbaru, ada pula beberapa dari daerah lainnya, yang menjadi korban.

Mereka mencari F, untuk menanyakan kejelasan hasil investasi,lantaran F menjanjikan keuntungan sebesar 5 persen dari investasi batubara, ternyata tersendat.

Awalnya ajakan berinvestasi disebarkan kesejumlah akun sosial media pribadi milik F.

Korban jelaskan, dijanjikan minimal Rp 10 juta dapat persen setiap bulan. Kejanggalan investasi ini mulai ada gelagat pada Februari 2024, di mana F berjanji bakal mencairkan keuntungan dari investasi itu di bulan Maret.

Namun sampai saat ini, janji itu tak terbukti.“Saat ditagih nomornya sudah tidak aktif,” kata salah satu korban.

Hal senada juga disampaikan Rs, warga Kabupaten Tanah Bumbu, yang merasa ditipu karena tak kunjung mendapatkan hasil dari investasinya. Kalau saya investasi total Rp200 juta, belum ada keuntungan,” tambahnya.

Beberapa korban, nilai investasi pada F mulai dari Rp 10 juta sampai Rp 3 miliar.  Dan investor sebut, bisnis mulanya dijalankan dari warisan ayah sang terduga F.

Namun lambat laun bisnis tersebut menjadi skema investasi terbuka. Untuk melancarkan F dalam merekrut nasabah baru kerap mengundang tokoh agama, pengusaha, dan selebgram. Tujuannya untuk menarik minat calon investor. (ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca