KARHUTLA Kapuas Hanguskan Rumah Warga

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 20:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satu rumah warga di Desa Harapan Baru, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, ludes terbakar, diduga dipicu oleh api dari karhutla, Kamis (27/8/2026). (Foto: HO-BPBD Kapuas)

Satu rumah warga di Desa Harapan Baru, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, ludes terbakar, diduga dipicu oleh api dari karhutla, Kamis (27/8/2026). (Foto: HO-BPBD Kapuas)

SuarIndonesia — Sebuah rumah warga di RT 10 RW 03, Desa Harapan Baru, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah ludes akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menjalar ke permukiman penduduk.

Berdasarkan laporan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas, kebakaran diduga dari karhutla yang terjadi di sekitar permukiman warga.

Dilansir Antara, Kepala Pelaksana BPBD Kapuas, Pangeran S Pandingan di Kuala Kapuas, Jumat (28/8/2026), menyebut rumah milik warga bernama Sarli itu mengalami kerusakan berat setelah dilalap api pada Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Tidak terdapat korban dalam kejadian tersebut.

Laporan kejadian diterima BPBD Kabupaten Kapuas pada sekitar pukul 17.30 WIB. Setelah mendapatkan informasi, masyarakat setempat langsung melakukan upaya pemadaman untuk mencegah api semakin meluas dan merambat ke rumah lain.

Pusdalops-PB BPBD Kabupaten Kapuas juga melakukan koordinasi dengan Kepala Desa dan Sekretaris Desa Harapan Baru.

Selain itu, petugas melakukan pendataan terhadap warga yang terdampak akibat musibah kebakaran tersebut.

Baca Juga :   PERKUAT Ikhtiar Hadapi Kemarau Melalui Salat Istisqa

Peristiwa ini menjadi perhatian mengingat kondisi musim kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang dapat mengancam permukiman warga, terutama kawasan yang berada dekat dengan lahan terbuka atau area rawan terbakar.

BPBD Kabupaten Kapuas mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca yang kering.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran di sekitar permukiman sehingga penanganan dapat dilakukan sedini mungkin. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November
MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal
ENAM Pelajar Palangka Raya Paparkan Inovasi Penyaring Air Gambut ke DPD RI
GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla
30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda
MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi
DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger
TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:43

KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:39

PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 30 September 2026 - 20:38

WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS

Senin, 28 September 2026 - 20:31

ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya

Minggu, 27 September 2026 - 16:22

DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Jumat, 25 September 2026 - 22:28

23.556 HA Hutan Konservasi Tahura Bukit Soeharto Dikuasai Ilegal

Senin, 21 September 2026 - 19:54

15 RUU Kabupaten/Kota di Kalimantan Dibawa ke Paripurna DPR

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca