HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

HAJI ISAM Tetap Aktor Penting Penanganan Karhutla Kalsel, Meski Bukan Koordinator

SuarIndonesia – Pengusaha asal Kalimantan Selatan (Kalsel), Andi Syamsuddin Arsyad yang disapa Haji Isam, tetap jadi aktor penting penanganan  Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di daerah ini, meski bukan koordinator.Sebelumnya, Istana Kepresidenan dan Pemerintah Provinsi Kalsel membantah kabar bahwa Haji Isam ditunjuk Presiden Prabowo Subianto sebagai koordinator.

Namun, dari keterangan, Jumat (28/8/2026) bantahan tersebut tidak berarti Haji Isam tidak terlibat dalam operasi penanganan kebakaran.

Bahkan Gubernur Kalsel, H Muhidin menjelaskan, Haji Isam memang mendapat peran sebagai pihak swasta yang ditunjuk menjadi staf ahli untuk membantu mempercepat penanganan karhutla di wilayah ini

Peran tersebut bahkan disertai dukungan sumber daya yang cukup besar, mulai dari pompa air hingga pembiayaan operasional di lapangan.

“Karena memang ia ditunjuk menjadi Staf Ahli, dan diminta untuk menangani karhutla di Kalsel.

Ada 100 unit pompa air yang dibantu Haji Isam, dan dana operasional sebesar Rp 7,6 miliar untuk dua minggu ke depan,” kata Muhidin, sebelumnya.

Selain pompa dan dukungan dana operasional, Haji Isam juga disebut memberikan bantuan alat berat serta dukungan water bombing untuk memperkuat operasi pemadaman.

Dengan demikian, posisi Haji Isam bukan sebagai komandan atau koordinator utama operasi, melainkan bagian dari dukungan swasta yang dilibatkan pemerintah untuk mempercepat penanganan karhutla.

Untuk struktur koordinasi pemerintah, Muhidin menegaskan Ketua Tim Percepatan Penanganan Karhutla berada di tangan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.“Ini Menko Pangan yang menjadi Ketua Tim,” tegas Gubernur.

Dengan kata lain, Haji Isam bukan pengendali utama operasi karhutla, tetapi dukungan peralatan, pendanaan, dan sumber daya yang diberikan pengusaha tersebut menjadi bagian penting dari upaya mempercepat pemadaman di Kalimantan Selatan.

Penjelasan serupa disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi.

Baca Juga :   KEMENHUT Kerahkan 1.000 Polhut Padamkan Karhutla Kalimantan

Menurutnya, pemerintah pusat telah membagi tanggung jawab penanganan karhutla kepada sejumlah pejabat setingkat menteri berdasarkan wilayah dan kebutuhan koordinasi di lapangan.

Sejumlah pejabat yang dilibatkan antara lain Menko Polkam Djamari Chaniago, Menko PM Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, serta Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

“Ya ada Pak Menko, Pak Menko Polkam ada, Pak Menko PM juga ada di situ. Nah, kita bagi semua.

Ada KSAD juga bertanggung jawab terhadap satu wilayah. Tapi jangan juga diartikan tidak bertanggung jawab dengan daerah yang lain,” ujar Prasetyo.

Menurut dia, pembagian tersebut dilakukan untuk mempercepat atensi dan koordinasi penanganan di berbagai daerah yang terdampak.
Keterlibatan pihak swasta sendiri memang dibuka pemerintah.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyatakan penanganan karhutla tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah karena dampaknya juga dirasakan masyarakat dan dunia usaha.

“Kalau untuk penanggulangan kebakaran ini kan bukan hanya pemerintah ya, semua stakeholder yang dianggap mampu.

Termasuk perusahaan-perusahaan sawit, perusahaan tambang, kan semua terdampak, jadi boleh saja masyarakat untuk ikut berpartisipasi,” kata Tito.

Namun, tantangan di lapangan masih berat. Operasi penanganan karhutla diprioritaskan di enam provinsi, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel
DITENGAH BENCANA KARHUTLA, KPK OTT Pejabat BNPB
JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin
DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional
BUKA FAKTA, Kuasa Hukum Sebut MH tak Tahu Ada Investor Lain Kasus Dugaan Penipuan Investasi
KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru
PERSONEL Pemadam Karhutla Dirotasi untuk Cegah Kelelahan
JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:54

MENAKAR KEADILAN Ekonomi, Menembus Tembok Monopoli Rantai Pasok PKP2B dan Perusahaan Besar Pertambangan di Kalsel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:57

JUTAAN BATANG Rokok Ilegal Masuk Banjarmasin

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:42

DIBONGKAR Bea Cukai Banjarmasin Peredaran Barang Ilegal Jalur Penerbangan Internasional

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:25

BUKA FAKTA, Kuasa Hukum Sebut MH tak Tahu Ada Investor Lain Kasus Dugaan Penipuan Investasi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:05

KEMERIAHAN DAN MEMBANGGAKAN Lomba FTBI di SDN 1 Sungai Besar Kota Banjarbaru

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:48

PERSONEL Pemadam Karhutla Dirotasi untuk Cegah Kelelahan

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:30

JANGAN LENGAH Wanti-wanti Menhut Raja Antoni, Hujan Diprediksi Pertengahan November

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:22

MENHUT Raja Antoni Turun ke Kalsel, Pastikan Penanganan Karhutla Maksimal

Berita Terbaru


Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) terbakar. (Foto: HO-TNTP)

Kalteng

KARHUTLA Ganggu Wisata Tanjung Puting

Selasa, 13 Okt 2026 - 23:00

Foto Ilustrasi. (si/ut/@gemini.ai)

Bisnis

DISIAPKAN Formula Tarif Pengantaran Barang dan Makanan

Selasa, 13 Okt 2026 - 22:11

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca