PENABRAK Pejalan Kaki Hingga Tewas, Penuntutan Dihentikan

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2024 - 01:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Penabrak pejalan kaki hingga tewas dengan tersangka Ahmad Fauzi, yang disangka melanggar Pasal 310 Ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 tahun 2002 tentasng Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penghentikan penuntutan atas perkaranya berdasarkan Keadilan Restorative.

Ini setelah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Prof Dr Asep Nana Mulyana, SH,M.Hum menyetujui kasus yang terjadi wilayah hukum Kejaksan Tinggi Kalimantan Selatan (Kejati Kalsel) melalui Keadilan Restorative.

Penghentian penuntutan disetujui setelah dilakukan dilakukan ekspose dihadiri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Kalsel Yudi Triadi SH,MH. Asisten Tindak Pidana Umum, Ramdhanu Dwiyantoro SH,MH. Koordinator dan Kasi Pada Bidang Tindak Pidana Umum.

Perkara yang disetujui itu berasal dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Kualta (Batola).

Kasusnya berawal ketika pada 9 Mei 2024, Ahmad Fauzi mengendarai sepeda motor, di tengah perjalanan tepatnya di Jalan Trans Kalimantan, korban Karti menyebrang jalan.

Baca Juga :   PLN Palangka Raya Digeruduk Massa

Ahmad Fauzi berusaha memberikan isyarat dan membunyikan klakson. Namun, korban malah berhenti menyeberang dan terjadilah tabrakan dan korban meninggal dunia. Keluarga korban mengiklaskan musibah tersebut dan pelaku memberikan santunan.

Kasi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kalsel Yuni Priyono, SH MH mengatakan, alasan pertimbangan diajukan penghentian penuntutan Keadilan Restoratif berdasarkan Perja Nomor 15 Tahun 2020.

Pelaksanaan perdamaian telah dilaksanakan, kemudian keluarga korban tidak keberatan perkara ini tidak dilanjutkan ke proses persidangan, dan terdakwa baru pertama kali melakukan tindak pidana. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENHUB DESAK ASURANSI P&I Tunjuk Mitra Lokal Angkat Bangkai KM Virgo Transport 8
BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh
BASARNAS TUTUP OPERASI SAR KM Virgo, 53 Korban Masih Belum Ditemukan
UPDATE KORBAN JATUHNYA Heli Mi-17: 5 Selamat, 2 Meninggal, 1 Masih Dicari
DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”
AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas
DORONG Titian Jalan dan Wisata Kerbau Rawa, Ketua DPRD Kalsel Serap Aspirasi Warga Paminggir
DPRD Kalsel Bahas Perbaikan Jalan Banua Anam

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 23:47

TERCATAT 401.586 KASUS Kumulatif Ispa Akibat Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 23:08

BANJIR-LONGSOR Landa Wilayah Perbatasan Entikong, 2 Rumah Roboh

Rabu, 4 November 2026 - 22:05

DIRESMIKAN Jembatan Merah Putih di Banjar, Kapolda Kalsel juga Serap Aspirasi Lewat Program “Polisi Bersama Masyarakat”

Rabu, 4 November 2026 - 21:54

AJAK WARGA Kumpul Bersama Polsek Banjarmasin Utara Perkuat Silaturahmi dan Kamtibmas

Rabu, 4 November 2026 - 20:37

HELIKOPTER Mi-17 Diduga Alami Gangguan Teknis saat Ambil Air

Rabu, 4 November 2026 - 18:50

KAPOLSEK Banjarmasin Timur Ajak Warga Dialog di Bawah Jembatan

Rabu, 4 November 2026 - 18:44

DIHENTIKAN Pencarian Korban KM Virgo Transport 8, Tercatat 53 Orang Belum Ditemukan

Rabu, 4 November 2026 - 18:15

HELIKOPTER TNI Jatuh saat Misi Padamkan Karhutla di Kalteng

Berita Terbaru