PEMPROV Kalteng Tanggung Iuran BPJS Kesehatan 650 Ribu Warga

- Penulis

Senin, 2 Maret 2026 - 22:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memberikan arahan kepada Kepala Dinas Kesehatan Suyuti Syamsul (kiri) didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Reza Prabowo (kanan) dan lainnya saat meninjau RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya beberapa waktu lalu. (Antara/M Arif Hidayat)

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memberikan arahan kepada Kepala Dinas Kesehatan Suyuti Syamsul (kiri) didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Reza Prabowo (kanan) dan lainnya saat meninjau RSUD Doris Sylvanus Palangka Raya beberapa waktu lalu. (Antara/M Arif Hidayat)

SuarIndonesia — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) berkomitmen memprioritaskan kebutuhan masyarakat di bidang kesehatan, salah satunya dengan menanggung iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan bagi 650 jiwa masyarakat tidak mampu.

Gubernur Kalimantan Tengah K di Palangka Raya, Senin (2/3/2026), bahkan meminta kepada pemerintah kabupaten atau kota, agar tidak memangkas alokasi anggaran bagi program jaminan kesehatan untuk masyarakat.

“Kesehatan ini merupakan hal penting, jangan daerah memangkas anggaran jaminan kesehatan untuk masyarakat, jangan terkena efisiensi, yang lain saja karena kesehatan merupakan kebutuhan pokok,” jelas Gubernur.

Menurutnya pemenuhan layanan kesehatan bagi masyarakat adalah salah satu hal yang paling utama, lantaran kesehatan merupakan salah satu kebutuhan dasar.

Kepala Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah Suyuti Syamsul menambahkan kebijakan ini dilakukan agar masyarakat kurang mampu tetap mendapat perlindungan layanan kesehatan tanpa terbebani biaya.

“Sebanyak 650 ribu jiwa iurannya dibayarkan pemerintah provinsi. Dengan angka itu, kita asumsikan seluruh masyarakat tidak mampu sudah terakomodasi,” jelasnya.

Baca Juga :   GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Suyuti memaparkan dengan skema yang digunakan tetap melalui BPJS Kesehatan, namun iuran peserta dibayarkan pemerintah provinsi, sehingga masyarakat tetap memperoleh jaminan kesehatan.

“Skemanya tetap sama, hanya saja iurannya yang dibayarkan oleh pemerintah provinsi,” tutur Suyuti dilansir dari AntaraNews.

Sementara itu terkait kasus kegawatdarutan dan pasien tidak memiliki jaminan kesehatan termasuk BPJS, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyediakan anggaran kelas III gratis di rumah sakit provinsi, meliputi RSUD dr. Doris Sylvanus, RSUD Hanau dan RSJ Kalawa Atei untuj masyarakat tidak mampu. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUKUNGAN Udara dalam Penanganan Karhutla
TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng
GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan
DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api
KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng
KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan
BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam
SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:32

TAMBANG EMAS Ilegal Ditertibkan di Hutan Perbatasan Kalsel-Kalteng

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:52

GEDUNG Eks SGO UPR Ludes Terbakar, Diselidiki Dugaan Kesengajaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:41

DUA BALITA Meninggal Terjebak Kobaran Api

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:38

KEBAKARAN HEBAT di Kantor Gubernur Kalteng

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:39

KAWAL Karhutla Real-time di 32 Titik Pemantauan

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:01

BIAYA Helikopter Water Bombing Sekitar Rp 100 Juta/Jam

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:08

SATGAS Udara dan Darat Dioptimalkan Tangani Karhutla

Minggu, 9 Agustus 2026 - 19:42

KEMARAU, Petani Padi Teluk Sampit Terancam Gagal Panen

Berita Terbaru

Hukum

TAHAP AWAL, Legalitas PLN Diuji di PTUN Banjarmasin

Kamis, 13 Agu 2026 - 00:01

Informasi sebaran titik panas (hotspot) di Kaltim yang dirilis BMKG Balikpapan. (Foto: HO-BMKG Balikpapan)

Kaltim

WASPADA! BMKG Balikpapan: Ada 4.318 Hotspot

Rabu, 12 Agu 2026 - 23:04

Petugas Brigdal Karhutla Dishut Kaltara bekerja sama dengan berbagai instansi terkait lainnya memadamkan karhutla di wilayah Kaltara. (Foto: HO-Dishut Kaltara)

Kaltara

LIBATKAN Masyarakat Cegah dan Padamkan Karhutla

Rabu, 12 Agu 2026 - 22:58

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca