PEMERINTAH Perketat Pengawasan 10 Titik Rawan Jalur Masuk Narkoba

- Penulis

Kamis, 12 Juni 2025 - 23:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Polkam Budi Gunawan saat memberikan keterangan pers dalam acara pemusnahan dua ton narkoba di Batam, Kamis (12/6/2025). (Foto: ANTARA/Ho-Humas Kemenko Polkam)

Menko Polkam Budi Gunawan saat memberikan keterangan pers dalam acara pemusnahan dua ton narkoba di Batam, Kamis (12/6/2025). (Foto: ANTARA/Ho-Humas Kemenko Polkam)

SuarIndonesia — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan mengatakan pihaknya akan memperketat pengawasan di 10 titik yang dianggap rawan menjadi jalur masuk peredaran narkoba.

Ke-10 titik itu kata Budi Gunawan tersebar di wilayah Sumatera dan Kalimantan.

“Setidaknya terdapat 10 titik kawasan yang menjadi prioritas pengawasan desk yaitu mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Kepri, Jambi, dan Sumatera Selatan,” kata pria yang akrab disapa BG itu kala jumpa pers pemusnahan dua ton narkoba di Batam, Kamis (12/6/2025).

“Empat wilayah lainnya adalah di Kalimantan, yaitu Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur dan seluruh pantai sisi Barat Sulawesi,” tutur Budi dilansir dari AntaraNews.

Ke-10 wilayah itu dianggap sebagai titik rawan lantaran mayoritas pengungkapan kasus penyelundupan narkoba yang dilakukan Desk Pemberantasan Narkoba Kemenko Polkam dilakukan di lokasi tersebut.

Salah satu kasus yang diungkap di titik tersebut yakni pengungkapan dua ton narkoba di perairan Kepulauan Riau beberapa waktu lalu.

BG memastikan pihaknya akan semakin memperketat pengawasan di 10 titik rawan tersebut demi memotong seluruh jalur masuk peredaran narkoba jaringan internasional ke Indonesia.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan membangun kerja sama dengan interpol guna mengejar pengendali jaringan narkoba yang ada di luar negeri.

Baca Juga :   FEBRIE ADRIANSYAH Usai Diperiksa 7 Jam Dibawa Lagi ke Rutan KPK

Sebelumnya, pada tanggal 20 Mei 2025, kapal Sea Dragon Terawa yang dicurigai membawa narkotika berlayar dari perairan Andaman menuju perairan Kepri.

Selanjutnya pada 22 Mei 2025 sekitar pukul 23.00 WIB, petugas BNN didukung kekuatan penuh Ditjen Bea Cukai yang mengerahkan dua kapal dan didukung Lantamal IV yang mengerahkan dua kapal perang, dan dukung Polda Kepri serta Bais TNI bersama-sama melakukan operasi penindakan terhadap kapal tersebut.

Pada saat melewati perairan Indonesia, petugas gabungan berhasil menangkap dan membawa kapal tersebut ke Dermaga Bea Cukai di Pelabuhan Tanjung Uncang untuk dilakukan penggeledahan dan pemeriksaan awak kapal.

Saat dilakukan penggeledahan petugas menemukan 67 kardus yang berisi 2.000 bungkus narkoba jenis sabu seberat kurang lebih 2 ton atau tepatnya 2.115.130 gram yang dibungkus dengan kemasan khas yang lazim digunakan sindikat jaringan narkotika “Golden Triangle”. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda
PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0
REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla
30.190 KOLEKSI dan 20 Benda Budaya Bersejarah Dipulangkan dari Belanda
MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race
DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang
DIATUR Tarif Pemeriksaan Kesehatan Haji
KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 00:19

POLRI Mutasi 199 Personel, Termasuk Kakorlantas dan 3 Kapolda Serta 7 Wakapolda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:07

PEGADAIAN Championship 2026/2027: Barito Putera Tumbangkan Persiba 2-0

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:59

GUNUNG TITI Sasaran Kapolres HST “Long March” Peduli Lingkungan hingga Antisipasi Potensi Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 20:41

REALIZA ANTI CHAMAS dari Brasil Diujicobakan untuk Padamkan Karhutla

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:38

MISTERI Seorang Nelayan Tewas Berdarah Tergeletak di Rumah Warga Terus Diselidiki Polisi

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:17

DUA TEMPAT TERBAKAR, Menara Fried Chicken dan Jegger

Minggu, 11 Oktober 2026 - 00:24

TERULANG KARHUTLA Melanda kawasan Golf Ujung Sekitar Bandara Internasional Syamsudin Noor

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 23:54

MOTOGP Indonesia 2026 – Marc Marquez Menang Sprint Race

Berita Terbaru

BKSDA dan YIARI Kalbar melakukan translokasi terhadap delapan orang utan Kalimantan yang kehilangan habitat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

46 ORANG UTAN Diselamatkan Akibat Karhutla

Minggu, 11 Okt 2026 - 20:54

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca