PD PAL Dikagumi Sejumlah Kepala Daerah

PD PAL Dikagumi Sejumlah Kepala Daerah

Suarindonesia – Pemko Banjarmasin mendapatkan apresiasi terhadap komitmennya mempertahankan pengelolaan air limbah dengan sebuah Perusahaan Daerah. Karena itu, perlu dijadikan contoh daerah lainnya di Indonesia.

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Sekretariat Nasional Aliansi Kabupaten Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI) Captain Josrizal Zain SE, MM, sekaligus mengajak Bupati dan Walikota lainnya berkominten untuk mengolah limbah rumah tangga maupun limbah cair yang terpusat seperti yang dilakukan PD PAL milik Pemko Banjarmasin.

“Kita sangat apresiasi dengan komitmen yang mempertahankan pengelolaan limbah dengan sebuah Perusahaan Daerah. Ini memang ngak mudah, tetapi jika pemerintahnya komit, Pemerintah Pusat pasti mendukung,’’ ungkap mantan Walikota Payakumbuh, Sumatera Utara, usai bersama rombongan meninjau PD APAL milk Pemko Banjarmasin, dalam rangkaian acara Advocacy and Horizontal Learning (AHL), di Hotel Best Western Banjarmasin, Kamis (22/11) siang,

Didampingi Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan disambut Dirut PD PAL H Rahmatullah, SE, rombongan pucuk pimpinan daerah yang datang di acara Advocacy and Horizontal Learning (AHL), di antaranya Bupati Pringsewu H Sujadi Saddad, Walikota Palangka Raya Fairid Naparin dan, Wakil Walikota Bitung Ir Maurits Mantiri, Derektur Eksekutif Sekretariat Nasional AKKOPSI,Capt H Joshrizal Zain, SE, MM. Mereka menilai Banjarmasin sangat luar biasa. Karena satu-satunya yang berhasil mempertahankan PD Pengelolaan Air Limbah dan tidak merger.

Padahal kota-kota lainnya semua merger dengan PDAM. Tetapi PD PAL Tetap dipertahankan. Hal ini membuktikan komitmen Pemerintah Kota
sangat dominan. Karena itu, yang perlu didukung lagi, Banjarmasin yang mempunyai sungai yang membelah kota jangan sampai menjadi tong sampah.

“Marilah kita membangun peradaban dan jangan sampai membuang sampah dan limbah di sungai. Mengingat, saat ini sungai menjadi tempat praktis dalam membuangan sampah dan limbah tanpa memikirkan dampak negatifnya,’’ katanya.

Wakil Walikota Bitung, Ir Maurits Mantiri MM memaparkan keistemewaan dari PD PAL yang sangat diluar perkiraan sebelumnya tentang pengelolaan air limbah rumah tangga yang kemudian melalui koneksi pipa bisa disalurkan ke satu IPAL Kota Banjarmasin untuk diolah.

“Bayangkan saja sekitar 7.000-an rumah tangga di Kota Banjarmasin bisa dikelola dengan baik oleh PD PAL untuk ddimanfaatkan air limbah dan bisa dialirkan kembali menjadi air bersih ke sungai,” kata Wakil Walikota Bitung, Ir Maurits Mantiri MM, usai meninju PD PAL milik Pemko Banjarmasin

Sedangkan Bupati Pring Sewu, H Sujadi Saddad mengakui sebuah karya hebat dan satu satunya di Indonesia, PD PAL bahkan bisa mengelola air limbah menjadi air bersih kembali. Pring Sewu bertekad ingin memiliki seperti PD PAL di Kota Banjarmasin

“Saya terinspirasi dengan ini, kepengen sekali membuat seperti ini, Insya Allah dalam kurun waktu sisa jabatan saya sekitar 3 tahun setengah akan saya wujudkan untuk memiliki lembaga sejenis PD PAL ini,” ujar Sujadi Saddad.

Sementara ini di Pring Sewu pengelolaan limbah air masih manual tidak seperti yang ada di Kota Banjarmasin. “Kita ambil limbah industri dari perusahaan, belum ada pengelolaan limbah rumah tangga seperti di Kota Banjarmasin,” ungkap Sujadi Saddad.

Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina usai mendampingi meninjau PD PAL karena merupakan bagian dari program kerja AKKOPSI pusat tentang pengelolaan sampah di sungai dan pesisir yang diikuti oleh 78 Kabupaten dan 30 Kota se Indonesia.

Direktur PD PAL Banjarmasin H Rahmatullah SE mengatakan sampai sekarang PD PAL jumlah pelangganya yang mencapai 7.100 dan ternyata
tertinggi se Indonesia. Demikian juga kinerjanya, dalam melakukan pengolahan limbah terus dilakukan perbaikan sistem dari hari ke hari
supaya air yang dihasilkan bisa bagus sesuai baku mutu dan tak mencemari lingkungan.(SU)

 220 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: