PASAR TERAPUNG Beroperasi, Menunggu Siring Dipagar

SuarIndonesia – Meski ada permintaan dari para pedagang, UPTD Wisata di bawah Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Banjarmasin masih belum bisa mengoperasikan Pasar Terapung di Siring Piere Tendean Banjarmasin.

Kepala UPTD Wisata, Naziza Muzhar beralasan, pihaknya mesti melihat lebih jauh kondisi terkini di kawasan wisata yang masih satu lokasi dengan Menara Pandang itu.

Baca Juga :

SIRING Pasar Terapung Diminta Warga Dibuka Lagi

Menurutnya, jika nanti pasar terapung beroperasi, disiplin protokol kesehatan (prokes) ketat hatus bisa diterapkan. Minimal, ketika hendak memasuki kawasan Dermaga Pasar Terapung di Siring Piere Tendean.

“Untuk itu, kami masih menunggu adanya pagar pembatas. Saat ini pengadaannya sudah tercatat di LPSE. Penyedianya juga sudah siap dan sedang berproses administrasi,” ucapnya belum lama tadi.

PASAR TERAPUNG Beroperasi, Menunggu Siring Dipagar-2

Naziza menjelaskan, pengadaan pagar itu memakan biaya sebesar Rp180 juta. Bentuknya pagar yang bisa dibongkar pasang.

Panjangnya sendiri, dari kawasan Dermaga Pasar Terapung hingga bangunan Rumah Anno. Bila dihitung-hitung, panjangnya pagar mencapai 300 meter.

Lantas, apakah dengan adanya pagar itu, artinya operasional Pasar Terapung bisa kembali dilakukan?

Terkait hal itu, Naziza menuturkan, kemungkinan hal tersebut akan dilakukan.

“Kami mengharapkan bulan Juli mendatang sudah bisa dipasang dan diterapkan. Biar kawasan Pasar Terapung dahulu yang dipagari. Agar bisa beroperasi dan di kawasan wisata bisa diterapkan prokes,” pungkasnya.(SU)

 250 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.