NETANYAHU Tolak Solusi Dua Negara

- Penulis

Kamis, 25 Januari 2024 - 01:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak berdirinya negara Palestina. [Kobi Gideon/GPO]

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak berdirinya negara Palestina. [Kobi Gideon/GPO]

SuarIndonesia — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak berdirinya negara Palestina. Sikap Netanyahu itu pun menuai kritik keras, termasuk dari Sekretaris Jenderal PBB Antonio Gutterres.

Sikap Netanyahu itu disampaikan pada Sabtu (20/1/2024). Netanyahu menentang tekanan dari AS dan negara lain terhadap pemerintahannya untuk berkomitmen terhadap negara Palestina di masa depan.

“Dalam percakapannya dengan Presiden Biden, Perdana Menteri Netanyahu menegaskan kembali kebijakannya bahwa setelah Hamas dihancurkan, Israel harus mempertahankan kendali keamanan atas Gaza untuk memastikan bahwa Gaza tidak lagi menjadi ancaman bagi Israel, sebuah persyaratan yang harus dipenuhi, bertentangan dengan tuntutan kedaulatan Palestina,” demikian keterangan dari kantor PM Israel seperti dikutip detikNews dari BBC.

Lewat X, Netanyahu juga mengatakan Israel harus mempertahankan ‘kendali keamanan atas seluruh wilayah barat Yordania’. Wilayah itu artinya mencakup Tepi Barat yang diduduki Israel.

Komentar Netanyahu itu mengurangi harapan di beberapa kalangan bahwa krisis Gaza dapat mengakibatkan para pemimpin Israel dan Palestina memulai kembali perundingan diplomatik dan memulai proses perdamaian yang terbengkalai. Meningkatnya isolasi terhadap Netanyahu di luar negeri terjadi di tengah meningkatnya ketidakpopuleran di dalam negeri dan protes atas nasib sekitar 130 sandera yang masih ditahan di Gaza oleh Hamas.

Hamas membunuh sekitar 1.300 orang – sebagian besar warga sipil – dan menyandera 240 orang dalam serangan mendadak mereka di Israel selatan pada 7 Oktober. Sementara itu, pasukan Israel terus masuk ke Gaza selatan untuk mencari pejabat tinggi Hamas, yang diyakini Israel bersembunyi di Khan Younis, kota terbesar kedua di wilayah tersebut.

Para pejabat dari kementerian kesehatan yang dikelola Hamas mengatakan jumlah korban tewas secara keseluruhan sejak konflik menembus 25.000 orang. Korban tewas mayoritas ialah anak-anak dan perempuan.

Sekjen PBB Antonio Guterres mengecam sikap Netanyahu yang menolak solusi dua negara dengan Palestina. [AFP Photo/Kena Betancur]
Sikap Netanyahu Bikin Sekjen PBB Berang
Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres mengecam sikap Netanyahu yang menolak solusi dua negara dengan Palestina. Dia menyebut penolakan Israel itu tak bisa diterima dan dapat memperpanjang perang di Gaza.

“Penolakan yang jelas dan berulang pada minggu lalu terhadap solusi dua negara di tingkat tertinggi pemerintahan Israel, tidak dapat diterima,” kata Guterres dalam pidatonya di Dewan Keamanan PBB pada Selasa (23/1/2024) waktu setempat.

“Penolakan ini, dan penolakan terhadap hak kenegaraan rakyat Palestina, akan memperpanjang konflik yang telah menjadi ancaman besar bagi perdamaian dan keamanan global,” ujar Sekjen PBB itu dalam pertemuan tersebut, seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (24/1/2024).

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

Dia mengatakan sikap Netanyahu hanya memperburuk situasi. Dia mengatakan sikap Israel akan meningkatkan ekstremisme.

Guterres menyerukan pengakuan universal atas ‘hak rakyat Palestina untuk membangun negara mereka sendiri yang sepenuhnya merdeka’.

Inggris Kecewa
Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengaku sangat kecewa dengan sikap Netanyahu. Dia mengatakan solusi dua negara akan membuat Palestina hidup berdaulat dan menjamin keamanan Israel.

“Sangat mengecewakan untuk mendengar hal ini dari Perdana Menteri Israel,” kata Sunak melalui juru bicaranya seperti dilansir Reuters dan Al Arabiya.

“Posisi Inggris tetap (bahwa) solusi dua negara, dengan negara Palestina yang hidup dan berdaulat yang berdampingan dengan Israel yang aman dan terjamin, adalah jalan terbaik menuju perdamaian abadi,” tegas juru bicara Sunak tersebut.

Solusi dua negara sejak lama menjadi kerangka dasar dalam upaya internasional untuk menyelesaikan konflik. Namun, proses perdamaian yang diupayakan telah hampir mati selama bertahun-tahun.

Inggris mendukung hak Israel membalas Hamas setelah serangan mengejutkan dilancarkan kelompok militan itu pada 7 Oktober lalu, yang menurut otoritas Tel Aviv menewaskan sekitar 1.200 orang.

Namun, Sunak menyerukan kepada Israel menghormati hukum kemanusiaan dan menghentikan pertempuran di Jalur Gaza demi memungkinkan lebih banyak bantuan masuk ke daerah kantong Palestina tersebut. Inggris menginginkan adanya ‘gencatan senjata yang berkelanjutan’ yang didasarkan pada pembebasan para sandera oleh Hamas dan untuk membatasi korban sipil.

“Jelas, akan ada jalan panjang menuju pemulihan dan keamanan abadi di wilayah pendudukan Palestina dan Israel. Tetapi kami akan terus melanjutkan dukungan jangka panjang kami terhadap solusi dua negara selama diperlukan,” tegas juru bicara Sunak. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca