MULAI PERAIRAN Pengedar Diringkus Hingga Pelacakan di Daratan

MULAI PERAIRAN Pengedar Diringkus Hingga Pelacakan di Daratan

SuarIndonesia – Pengedar narkoba mulai saat di perairan diringkus hingga melacak ke daratan dilakukan anggota Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Barito Kuala (Batola).

Akhirnya dua jaringan diringkus yakni tersangka Hismawan alias Wawan dan Fakhrani Hasbi.

“Kedua tersangka ini ditangkap secara terpisah, Jum’at (28/8/2020) lalu,” kata Kasat Polair Polres Batola, AKP Dading Kalbu Adie, Sabtu (29/8/2020)

Keduanya sering melakukan peredaran narkoba di atas perairan dan akan dikenakan Pasal 114 ayat (1) sub Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dikatakan, pertama ditangkap tersangka Wawan, dia saat berada di tepi Perairan Sungai Barito yakni di kawasan Jalan Kompleks H. Anang Maskur Kelurahan Handil Bakti Kecamatan Alalak Kabupaten Batola.

Anggota menyita dua paket sabu-sabu terbungkus  kertas timah rokok dengan berat masing-masing, berat bersih 2,57 gram dan berat bersih 0,62 gram.

Satu buah sepeda motor Yamaha 1S7 JUPITER MX 135 CC Nomor Polisi (Nopol) DA 3161 TN, serta satu buah Handphone

Selain itu, anggota langsung bergerak ke tempat tersangka Hasbi di Jalan Sultan Adam Banjarmasin Utara.

Lagi , sita barang bukti berupa satu paket sabu berat 32.03 gram, satu paket lainnya  berat 30,82 gram,16 butir Pil ekstasi, serbuk ekstasi berat 0,38 gram.

Selain itu, satu buah timbangan digital,  tiga buah alat hisap terbuat dari kaca lengkap dengan pipetnya, buku berisi catatan penjualan sabu, satu unit mobi Xenia nopol DA 8045 BO (tanpa stnk dan BPKB) serta sejumah barang bukti lainnya.

“Terungkap peredaran narkoba di perairan atas informasi laporan dan anggota langsung melakukan penyelidikan,” tambah kasat.

Anggota meringkus tersangka Wawan dengan berpura sebagai pembeli dan dari “nyanyian” (pengakuan) Wawan bahwa barang dibeli dari tersangka Hasbi. (DO/ZI)

 

 

 

 220 total views,  1 views today

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: