MUDIK-BALIK Lebaran, Tol Kota Nusantara Siapkan Posko-Rest Area

- Penulis

Selasa, 25 Maret 2025 - 22:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papan peringatan bagi pengendara yang melintasi Jalan Tol Kota Nusantara dipasang untuk melayani arus mudik dan balik Lebaran 2025 (Foto: ANTARA/Aditya Nugroho)

Papan peringatan bagi pengendara yang melintasi Jalan Tol Kota Nusantara dipasang untuk melayani arus mudik dan balik Lebaran 2025 (Foto: ANTARA/Aditya Nugroho)

SuarIndonesia — Jalan Tol Kota Nusantara, ibu kota Indonesia difungsikan sementara dengan sistem satu arah dan disiapkan posko serta tempat istirahat (rest area) untuk melayani arus mudik dan balik Lebaran 2025.

Akses jalan tol difungsikan sementara untuk melayani arus mudik dan balik lebaran dengan panjang 18,4 kilometer, jelas Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Kaltim) Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin di Kota Balikpapan, Provinsi Kaltim, Selasa (25/3/2025), yakni 15,8 kilometer seksi 3A, 3B, 5A, 800 meter Jembatan Pulau Balang dan 1,8 kilometer jalan pendekat.

Di sepanjang jalan bebas hambatan tersebut telah disiapkan sebanyak dua posko mudik di jalan masuk tol dan setelah Jembatan Pulau Balang, lanjut dia, sekaligus menjaga untuk buka dan tutup jalan tol itu.

“Kami juga siapkan tempat istirahat untuk pengendara yang ingin beristirahat setelah melintasi Jembatan Pulau Balang, sekaligus pemudik bisa abadikan momen di Jembatan Pulau Balang,” tambahnya.

BBPJN Kaltim menjalin kerja sama dengan Dinas Perhubungan setempat sebagai langkah antisipasi apabila ada kendaraan yang mengalami mogok atau pecah ban, menyiapkan mobil derek atau kendaraan towing atau mobil derek.

Jalan Tol Kota Nusantara juga telah dilengkapi berbagai rambu lalu lintas seperti dilarang berhenti hingga ambang batas kecepatan untuk mengingatkan pengemudi, jelas dia, ambang batas kecepatan hanya 60 kilometer per jam karena masih ada kegiatan konstruksi.

Ruas Jalan bebas hambatan tersebut tidak dibuka 24 jam hanya pukul 06.00 WITA hingga 18.00 WITA, lanjut dia, dengan pertimbangan keselamatan pengguna jalan karena belum dilengkapi lampu penerangan jalan umum.

Baca Juga :   MASYARAKAT Adat Suku Balik Uji Materiil UU IKN ke MK

Kemudian hanya dibuka untuk satu arah selama 14 hari, mulai 24 Maret hingga 7 April 2025, yakni pada 24-31 Maret 2025 untuk arah Kota Balikpapan-Kabupaten Penajam Paser Utara, dan 1-7 April 2025 untuk arah Kabupaten Penajam Paser Utara- Kota Balikpapan.

Jalan Tol Kota Nusantara difungsikan sementara untuk memecah arus mudik dari Kaltim khususnya Kota Balikpapan menuju Kabupaten Penajam Paser Utara dan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), kata dia, dan hanya untuk kendaraan golongan I seperti mobil sedan, jeep, hingga mobil mini bus.

BBPJN Kaltim memperkirakan sebanyak 4.000-an kendaraan bakal melintasi jalan bebas hambatan Kota Nusantara tersebut selama arus mudik dan balik Lebaran 2025.

“Apabila melihat dari lalu lintas harus rata-rata (LHR) tol itu bisa dilalui 4.000 kendaraan selama mudik dan balik lebaran,” kata Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin​​, dilansir dari AntaraKaltim​​​. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia
INDEKS El Nino Kaltim Capai 3,44 Berintensitas Sangat Kuat
KEMENHUB-KAI Matangkan Kajian Kereta Logistik
PERSOALAN Tapal Batas Kutai Timur-Berau segera Masuk Meja Kemendagri
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
WUJUDKAN Swasembada Pangan dan Air Melalui PM-AAS
ORANG UTAN Diselamatkan, Dikembalikan ke Habitatnya
DILAPORKAN KE POLISI Sengketa Warisan dan Sorot Persoalan Administrasi Proses Penerbitan Dokumen

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:19

PERKUAT LANGKAH Penanganan Karhutla, Polda Kalsel Kumpulkan Lurah dan Kades

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:45

KAPOLDA KALSEL Paparkan Inovasi Strategis di Hadapan Astamaops Kapolri beserta Tim

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:54

LESTARIKAN SUNGAI, Ikan Sapu-Sapu jadi Sasaran Pengendalian Karantina Kalsel bersama Warga

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:37

SOROTI SILPA dan Belanja Pegawai Kesbangpol 2027, Dewan Minta Lebih Optimal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:33

KETAHANAN Kalsel Fondasi Pertahanan Nasional Menghadapi Ancaman Modern

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:13

AKIBAT KARHUTLA, La Jemo Alami Luka Bakar dan Meninggal Dunia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:40

27 RIBU Hektare Lahan di Kalsel Terbakar

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:01

MULAI 15 Oktober 8.000 KDKMP Dipantau

Berita Terbaru

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca