SuarIndonesia — Muncul rumor Repsol Honda persilakan Marc Marquez pergi, juga kabar KTM meminatinya. Marquez tegas, nyatakan dirinya masih punya kontrak bersama Honda!
Marc Marquez dalam periode tersulitnya. Juara dunia MotoGP sebanyak enam kali itu sedang jalani dua musim buruk belakangan.
Badai cedera hinggapi Marc Marquez dan buat performanya terus menurun. Cedera dislokasi bahu kanan di akhir tahun 2019, makin membuat dirinya makin sulit kembali ke trek juara.
Di dua seri terakhir MotoGP 2023 di Jerman dan Belanda, Marquez pun mundur akibat crash. Itu membuat rusuknya patah dan beberapa jari kakinya juga patah.
Dilansir dari DAZN, kontrak Marc Marquez bersama Repsol Honda masih berlaku sampai akhir musim 2024. Bisa saja, kedua pihak nyatakan sama-sama setuju putus kontrak!
“Saya harus katakan ya (Marquez bertahan di Honda) karena kami punya kontrak,” ujar Manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig kepada Crash.
“Tapi, saya harus bilang kalau setiap orang bebas melakukan apapun dalam hidupnya, dan Honda bukan perusahaan yang ingin mempertahankan orang yang tidak lagi merasa bahagia,” Puig melanjutkan, seperti dikutip detiknews, Senin (26/6/2023).
“Tentu saja kami masih punya kontrak dengannya, tapi Honda juga menghormati betul Marc dan saya rasa dia masih akan jadi pebalap kami di 2024, berdasarkan kontrak yang ada. Tapi, saya tidak bisa meramal lebih jauh.”
Marc Marquez pun sempat dikabarkan akan menyeberang ke KTM. Namun The Baby Alien menegaskan, dirinya menghormati kontraknya bersama Honda!
“Itu tidak benar (soal KTM-red). Saya mendengar desas-desus itu karena salah satu mekanik saya yang membicarakannya. Itu tidak benar,” tegasnya.
“Saya masih punya kontrak bersama Honda, saya menghormatinya, dan akan terus bekerja untuk lebih baik lagi,” tutupnya.
Repsol Honda: Silakan jika MM93 Ingin Pergi
Repsol Honda sejatinya masih ingin mempertahankan Marc Marquez musim depan. Tapi, jika Marquez tak lagi bahagia, maka Honda akan membiarkan pergi.
Marquez lagi menjalani musim terburuknya bersama Honda. Sepanjang MotoGP 2023, Marquez belum pernah menjalani balapan hari Minggu secara penuh dari start hingga finis.
Dia banyak mengalami crash yang berujung cedera dan membuatnya absen. Alhasil, Marquez kini berada di posisi ke-19 dengan 15 poin dari delapan seri berlalu.
Kabarnya Marquez sudah meminta perbaikan motor kepada manajemen Honda, tapi tidak direspons. Ini pula yang membuat Marquez mulai berpikir untuk meninggalkan tim lebih cepat dari kontrak seharusnya habis akhir musim 2024.
“Saya harus katakan ya (Marquez bertahan di Honda) karena kami punya kontrak,” ujar Manajer Tim Repsol Honda Alberto Puig kepada Crash.
“Tapi, saya harus bilang kalau setiap orang bebas melakukan apapun dalam hidupnya, dan Honda bukan perusahaan yang ingin mempertahankan orang yang tidak lagi merasa bahagia,” Puig melanjutkan.
“Tentu saja kami masih punya kontrak dengannya, tapi Honda juga menghormati betul Marc dan saya rasa dia masih akan jadi pebalap kami di 2024, berdasarkan kontrak yang ada. Tapi, saya tidak bisa meramal lebih jauh.”
Marc Marquez yang meraih 56 kemenangan sedari 2013 hingga 2019 bersama Honda, memang menurun drastis sejak cedera tangan pada Jerez 2020. Dia cuma tiga kali menang sejak itu, terakhir di Misano 2021. (*/UT)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















